Ia hanya merasa keberatan apabila fasilitas prioritas digunakan dengan cara yang tidak sesuai.
Unggahan itu kemudian ramai dibicarakan warganet.
“Jujur gue ga pernah merasa keberatan, atau merasa rugi ngasih tempat duduk ke orang yang emg beneran prioritas, ibu hamil lansia, disabilitas, dan ibu bawa anak. Tapi, kalau ditipu kayak gini rasanya eneg,” tambahnya.
Baca Juga: Daftar 7 KA New Generation KAI di Semarang 2026 Beserta Rute Gambir, Pasarsenen, Tegal hingga Malang
Pemilik Utas Mengaku Melihat Pin Dilepas
Dalam lanjutan ceritanya, pemilik utas mengatakan dirinya mengikuti penumpang tersebut sampai Stasiun Karet.
Ia menyebut penumpang itu sempat turun, tetapi kembali masuk ke kereta yang sama.
Menurutnya, kejadian tersebut membuat dirinya semakin yakin ada hal yang mencurigakan.
Ia juga mengaku melihat pin yang digunakan dilepas saat berada di Stasiun Tanah Abang.
Setelah itu, ia berniat melaporkan kejadian tersebut kepada petugas.
“Mungkin di situ dia mulai tahu kalo gue buntutin. Padahal kita sama-sama turun di Stasiun Karet. Pas pintu kebuka, dia juga turun, pas gue mau buntutin lagi, dia malah masuk lagi ke kereta yang sama. Enggak jadi turun,” terangnya.
“Udah gitu pin yang tadi di atas, dicopot pas di Tanah Abang. Baru banget mau gue laporin ke petugas di Stasiun Karet. Gue ga peduli deh lo siapa, jabatan lo apa, dari kalangan mana, tapi orang licik, palsu kayak gini perlu dibasmi,” tegasnya.
KAI Commuter Jelaskan Ciri Pin Ibu Hamil Resmi
Setelah unggahan tersebut ramai, KAI Commuter memberikan penjelasan mengenai pin khusus ibu hamil.