Kemenhub memanfaatkan aplikasi Terminal Online System (TOS) dalam melakukan pemantauan bus AKAP.
Sistem tersebut diterapkan di 115 Terminal Penumpang Tipe A di seluruh Indonesia.
Melalui TOS, petugas dapat melihat aktivitas keberangkatan dan kedatangan bus.
Data perjalanan dapat digunakan untuk mengevaluasi kepatuhan kendaraan dan operator.
Teknologi ini membuat proses pengawasan menjadi lebih cepat dan terintegrasi.
Kemenhub berharap sistem digital dapat meningkatkan efektivitas pengawasan transportasi darat.
Jutaan Penumpang Tercatat Menggunakan Layanan Bus AKAP
Dari hasil pemantauan, jutaan perjalanan bus AKAP tercatat membawa puluhan juta penumpang.
Data menunjukkan layanan bus masih menjadi salah satu moda transportasi penting masyarakat.
Terminal menjadi titik utama dalam pemantauan aktivitas perjalanan tersebut.
Kemenhub menggunakan data itu untuk melihat pola pergerakan angkutan umum.
Informasi perjalanan juga membantu pemerintah membuat kebijakan transportasi.
Dengan pengawasan yang baik, pelayanan kepada masyarakat diharapkan semakin meningkat.
Masih Ditemukan Pelanggaran pada Operasional Bus AKAP