“Saya mengantarnya dengan kebanggaan dan hari ini benar-benar malu, kampus yang begitu membanggakan menjadi tidak bermakna karena kelakuan anak saya ini,” ucap ayah ARM.
Ia juga menyampaikan bahwa keputusan kampus terkait anaknya siap diterima.
“Jadi, kalau pihak kampus mau memberhentikan dia, mau drop out (DO) dia, jangan takut, kembalikan pada kami,” sambungnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga meminta maaf kepada pihak kampus dan mahasiswa.
PNJ Siapkan Sanksi Tegas untuk Mahasiswa
Pihak PNJ memastikan kejadian tersebut terjadi di lingkungan kampus.
Humas PNJ, Dhika, menyebut pimpinan kampus telah menyiapkan tindakan sesuai aturan yang berlaku.
“Pimpinan PNJ sudah menetapkan tindakan tegas dan paling maksimal diberhentikan sesuai peraturan pendidikan dan kode etik mahasiswa PNJ untuk yang bersangkutan,” ujar Dhika.
Langkah tersebut dilakukan setelah adanya tuntutan agar kampus memberikan respons tegas.
PNJ juga menegaskan aturan dan kode etik mahasiswa menjadi dasar dalam menentukan keputusan.
Kasus ini masih menjadi perhatian publik setelah video tersebut tersebar luas.***