KLIK SAJA - Kasus dugaan penipuan dana jemaah umrah Hanania Travel terus menjadi perhatian publik.
Di tengah proses hukum yang berjalan, mantan partner Direktur Utama PT Khazanah Tamma International, Ahmad Syah Farhan, turut buka suara.
Alfachmi Sentosa membagikan pengalamannya melalui utas di media sosial Threads dan menceritakan perjalanan bisnis yang pernah dibangun bersama Farhan.
Ia mengungkap berbagai hal mulai dari modal awal usaha hingga dugaan penggunaan konsep bisnis tanpa izin.
Pengakuan tersebut kemudian ramai diperbincangkan warganet.
Bermula dari Rencana Membangun Travel Umrah Konsep Milenial
Alfachmi mengaku mulai bekerja sama dengan Farhan pada tahun 2020.
Saat itu, keduanya memiliki rencana membangun bisnis travel umrah dengan konsep yang menyasar generasi muda.
Brand yang disiapkan untuk proyek tersebut bernama RAWAHEL.
Karena percaya dengan visi yang disampaikan Farhan, Alfachmi mengaku berani mengambil keputusan besar untuk mendukung bisnis tersebut.
Ia bahkan menjual kendaraan pribadinya demi membantu permodalan usaha.
“Karena saya percaya dengan visi dan agamanya, saya nekat ambil keputusan besar, Saya menjual mobil BMW yang baru 1 bulan saya beli,” tulis Alfachmi dalam utasnya.
Dana Ratusan Juta Digunakan untuk Membangun Perusahaan