Ketua Komisi A DPRD Sulsel, Andi Muhammad Anwar Purnomo mengatakan pihaknya akan menggelar Rapat Dengar Pendapat pada Selasa, 2 Juni 2026.
Agenda tersebut dilakukan untuk membahas laporan dugaan pelanggaran penetapan hasil seleksi Paskibraka tingkat nasional.
"Pemanggilan undangan RDP atas laporan dugaan pelanggaran penetapan hasil penjaringan tiga pasangan terbaik calon paskibraka untuk tahap verifikasi tingkat pusat," kata Andi di Makassar, Jumat, 29 Mei 2026.
DPRD Sulsel ingin mendalami seluruh proses seleksi yang menuai kontroversi di masyarakat. Pemanggilan dilakukan terhadap pihak Kesbangpol Sulsel selaku penyelenggara seleksi tingkat provinsi.
Langkah ini menjadi bentuk pengawasan DPRD terhadap proses seleksi peserta Paskibraka.
DPRD Soroti Dugaan Permainan Seleksi
Anggota DPRD Sulsel, Andre Prasetyo Tanta menyebut RDP digelar sebagai tindak lanjut laporan dugaan adanya permainan dalam proses seleksi.
Andre menyoroti keputusan yang membuat Cathlyn dinyatakan tidak lolos ke tingkat nasional.
"Sudah diagendakan, nanti tanggal 2 Juni, dan kita telah komunikasikan dengan teman-teman, termasuk dengan ibu Ketua DPRD Sulsel (Andi Rachmatika Dewi)," beber Andre.
DPRD ingin memastikan apakah seluruh tahapan seleksi benar-benar berjalan objektif dan transparan.
Dugaan permainan dalam seleksi menjadi perhatian serius karena menyangkut nama baik institusi dan peserta.
Polemik ini juga memicu perdebatan luas di media sosial.
DPPI Pertanyakan Pergeseran Nama Peserta
Pendamping Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Makassar, Alfarezal Suliano mengaku telah melaporkan panitia seleksi ke DPRD Sulsel.