Evakuasi Dramatis Pendaki Malaysia di Gunung Rinjani, Helikopter Sempat Gagal Mendarat karena Cuaca Buruk

photo author
- Kamis, 28 Mei 2026 | 09:24 WIB
Evakuasi Dramatis Pendaki Malaysia di Gunung Rinjani, Helikopter Sempat Gagal Mendarat karena Cuaca Buruk (Pendaki asal Malaysia dievakuasi karena alami cedera di Gunung Rinjani. (Instagram/pos_sarkayangan))
Evakuasi Dramatis Pendaki Malaysia di Gunung Rinjani, Helikopter Sempat Gagal Mendarat karena Cuaca Buruk (Pendaki asal Malaysia dievakuasi karena alami cedera di Gunung Rinjani. (Instagram/pos_sarkayangan))

KLIK SAJA - Seorang pendaki perempuan asal Malaysia bernama Chye Connsynn mengalami cedera serius saat melakukan pendakian di Gunung Rinjani, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Selasa pagi, 26 Mei 2026.

Korban dilaporkan terjatuh saat menuruni jalur pendakian dari arah puncak menuju Pelawangan.

Melihat kondisi korban yang mengalami cedera cukup serius dan tidak mampu menggerakkan tubuhnya, tim SAR gabungan langsung melakukan proses evakuasi medis udara menggunakan helikopter.

Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan akun Instagram resmi Pos SAR Kayangan.

Dalam keterangannya disebutkan bahwa korban diterbangkan menuju Bali untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

“Korban terjatuh saat turun di jalur pendakian dari arah puncak menuju ke Pelawangan, kemudian dievakuasi menggunakan helikopter menuju rumah sakit di Bali,” tulis keterangan unggahan tersebut.

Baca Juga: Festival Bambu di Karangasem Bali Jadi Sorotan, Usung Konsep Jagath Karana dan Pariwisata Berkelanjutan

Korban Sempat Dievakuasi ke Pelawangan 2 Sembalun

Tim BASARNAS menerima laporan terkait insiden tersebut pada Senin, 25 Mei 2026.

Laporan diterima oleh Kantor SAR Mataram setelah korban mengalami kecelakaan saat turun dari kawasan puncak gunung.

Akibat cedera serius yang dialaminya, korban tidak dapat melanjutkan perjalanan secara mandiri.

Tim porter dan guide kemudian membantu membawa korban menuju Pelawangan 2 Sembalun untuk mendapatkan penanganan sementara sambil menunggu proses evakuasi udara.

“Korban dilaporkan mengalami cedera serius hingga tidak mampu menggerakkan tubuhnya dan dievakuasi oleh porter dan guide ke Pelawangan 2 Sembalun,” jelas pihak SAR.

Evakuasi Sempat Gagal karena Kabut Tebal

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X