KLIK SAJA - Kontroversi seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau Paskibraka tingkat Provinsi Sulawesi Selatan kembali menjadi sorotan publik.
Nama Cathlyn Yvaine Lesmana ramai diperbincangkan setelah diduga mengalami diskriminasi dan rasisme dalam proses seleksi Paskibraka Sulsel 2026.
Polemik semakin memanas usai muncul dugaan adanya permainan dalam penentuan peserta yang lolos ke tingkat nasional.
Kini kasus tersebut berbuntut panjang setelah DPRD Sulawesi Selatan menjadwalkan pemanggilan pihak Kesbangpol Sulsel melalui agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP).
DPRD ingin mendalami dugaan pelanggaran dalam proses seleksi peserta Paskibraka tingkat provinsi.
Baca Juga: Viral Calon Paskibraka Makassar Dicoret, BPIP Tegaskan Seleksi Dilakukan Profesional dan Objektif
Nama Cathlyn Jadi Sorotan Publik
Nama Cathlyn Yvaine Lesmana mendadak viral setelah diduga gagal lolos ke tingkat nasional meski disebut sempat masuk peringkat tiga besar.
Siswi asal SMA Cerdas Bangsa Makassar itu ramai diperbincangkan di media sosial.
Polemik muncul setelah posisinya dikabarkan digantikan peserta lain dari Kabupaten Jeneponto.
Dugaan diskriminasi dan rasisme pun ikut mencuat dalam proses seleksi tersebut.
Publik mempertanyakan mekanisme penilaian yang digunakan panitia seleksi Paskibraka Sulsel.
Kasus ini akhirnya berkembang menjadi perhatian luas di Sulawesi Selatan.
DPRD Sulsel Jadwalkan RDP dengan Kesbangpol