4. Anak muda diminta ikut menjaga persatuan bangsa
Gus Miftah secara khusus menyampaikan pesan kepada generasi muda Indonesia.
Ia meminta anak-anak muda memiliki kesadaran untuk ikut menjaga persatuan bangsa di tengah derasnya arus informasi digital.
Menurutnya, Indonesia membutuhkan generasi yang mampu menjaga toleransi dan menghargai perbedaan.
Ia juga mengingatkan bahwa masa depan bangsa berada di tangan generasi muda saat ini.
Karena itu, penggunaan media sosial harus dibarengi sikap bijak dan rasa tanggung jawab.
“Maka anak-anak muda harus punya kesadaran untuk menjaga bangsa ini. Terima kasih banyak-banyak,” tutur Gus Miftah.
5. Keberagaman disebut jadi kekuatan besar Indonesia
Di akhir pernyataannya, Gus Miftah menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan besar bangsa Indonesia.
Ia berpandangan toleransi menjadi fondasi penting untuk menjaga persatuan dan kedamaian di tengah masyarakat majemuk.
Menurutnya, Indonesia bisa tetap kuat karena masyarakatnya mampu hidup berdampingan meski memiliki latar belakang berbeda.
Pesan tersebut mendapat respons positif dari peserta acara lintas agama di Bali.
Kegiatan Peluk Indonesia 2026 pun diharapkan menjadi ruang memperkuat semangat kebhinekaan di tengah masyarakat.
“Indonesia besar karena keberagamannya, dan toleransi adalah fondasi penting untuk menjaga persatuan itu,” tandasnya.***