nasional

Menteri PPPA Usulkan Gerbong Perempuan di Tengah KRL, Imbas Kecelakaan KRL vs Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

Rabu, 29 April 2026 | 02:19 WIB
Menteri PPPA Usulkan Gerbong Perempuan di Tengah KRL, Imbas Kecelakaan KRL vs Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur (Menteri PPPA Arifah Fauzi mengusulkan gerbong perempuan di KRL untuk dipindah ke tengah. (Threads/evanleonardus- Instagram/arifah.fauzi))

Selain itu, posisi tengah dianggap relatif lebih aman dalam berbagai skenario kecelakaan.

Korban Tidak Hanya Perempuan

Saat menjenguk korban di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Arifah mengaku terkejut.

Ia menemukan bahwa korban tidak hanya berasal dari gerbong perempuan.

Baca Juga: Info Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 64 Periode 28 April – 9 Mei 2026 Rute Biak – Korido – Yenggarbun – Mios Bepondi – Manokwari

“Kalau gerbong perempuan, banyaknya perempuan. Tadi ada yang laki-laki itu karena dia ada di gerbong tiga dan juga ada yang dari Argo Bromo yang kena juga,” jelasnya.

Fakta ini menunjukkan bahwa dampak kecelakaan bersifat menyeluruh.

Tidak terbatas hanya pada satu gerbong tertentu saja.

Hal ini semakin menguatkan urgensi evaluasi posisi gerbong.

Pemerintah Siapkan Pendampingan Korban

Selain soal evaluasi gerbong, pemerintah juga fokus pada penanganan korban.

PT Kereta Api Indonesia disebut akan menanggung biaya perawatan korban.

Baca Juga: Cek Info Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 111 Periode 30 April – 4 Mei 2026 Rute Kotabaru – Batulicin – Marabatuan – Maradapan – Mamuju

“Dari kami, Kementerian PPPA, pertama kami pendampingan bukan hanya medis, tapi pemulihan secara fisik maupun psikologis,” ucap Arifah.

Pendampingan ini mencakup aspek trauma yang dialami korban.

Halaman:

Tags

Terkini