KLIK SAJA - Usulan baru muncul pasca insiden kecelakaan kereta yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur.
Menteri PPPA Arifah Fauzi mengusulkan perubahan posisi gerbong perempuan.
Usulan ini bukan tanpa alasan, melainkan berkaca dari dampak kecelakaan yang terjadi.
Selama ini, gerbong perempuan ditempatkan di bagian depan atau belakang rangkaian.
Namun kondisi tersebut dinilai masih bisa dievaluasi dari sisi keselamatan.
Gerbong Perempuan Diusulkan Dipindah ke Tengah
Usulan utama yang disampaikan adalah memindahkan posisi gerbong perempuan ke bagian tengah rangkaian.
Selama ini, posisi gerbong perempuan berada di bagian depan atau belakang kereta.
Penempatan itu awalnya bertujuan untuk menghindari penumpukan penumpang.
Namun, kondisi tersebut kini dianggap perlu ditinjau ulang.
Baca Juga: Cek Info Jadwal dan Tiket Kapal KM Dharma Rucitra 6 Rute Sampit – Semarang PP Periode 2 – 9 Mei 2026
Faktor keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam usulan ini.
Dengan posisi di tengah, diharapkan risiko bisa diminimalkan dalam kondisi darurat.