KLIK SAJA - Kisah haru datang dari seorang pemulung di Boyolali, Jawa Tengah.
Di tengah keterbatasan ekonomi, harapan untuk pendidikan anak sempat terhenti.
Namun kini, kesempatan itu kembali hadir melalui program Sekolah Rakyat.
Perjalanan hidup yang penuh perjuangan ini menyentuh banyak orang.
Tidak hanya tentang kemiskinan, tetapi juga tentang harapan yang kembali menyala.
Hidup dari Memulung untuk Menghidupi Keluarga
Sarjo (50) sehari-hari bekerja sebagai pemulung di Boyolali.
Ia mengumpulkan barang bekas seperti botol plastik, kaleng, dan kertas.
Selain itu, ia juga berjualan pakaian bekas secara keliling.
Penghasilannya tidak menentu setiap harinya.
Kondisi ini membuatnya harus bekerja keras demi keluarga.
Ia harus memenuhi kebutuhan lima orang anak dengan keterbatasan yang ada.