“Terkait pemulihan kondisi masyarakat pascabencana, kami berfokus pada pemulihan fisik dan psikologis para pengungsi,” jelas Kapolda Sumut.
Pendampingan ini membantu warga menghadapi trauma pascabencana dan menjaga stabilitas mental masyarakat menjelang perayaan Natal.
Posko Ibadah Jadi Solusi Sementara
Relokasi ibadah ke posko yang telah ditentukan menjadi langkah strategis Polri untuk menjamin kelancaran perayaan Natal.
Posko ini berfungsi sebagai tempat ibadah sementara bagi warga yang gerejanya terdampak bencana.
Selain sebagai ruang ibadah, posko juga menjadi pusat koordinasi keamanan dan pelayanan bagi jemaat.
Kehadiran posko ini menunjukkan kesiapan Polri menghadapi Natal di tengah situasi pascabencana, sekaligus memastikan masyarakat tetap dapat merayakan hari raya dengan khidmat dan aman.***