Kisah ini menjadi potret nyata betapa krusialnya bantuan air bersih bagi masyarakat Aceh Tamiang.
Tanpa pasokan layak, risiko penyakit dan penderitaan akan terus mengintai.
Instalasi penjernih air dan distribusi air bersih menjadi kebutuhan mendesak.
Di balik air keruh itu, tersimpan harapan agar kehidupan bisa kembali normal.
Baca Juga: Tambang Gunung Tumpang Pitu Kembali Bergolak, Begini Aksi Warga Banyuwangi yang Bikin Tegang
Warga hanya ingin kembali menikmati air bening seperti sedia kala.
Sebuah kebutuhan sederhana yang kini terasa begitu mahal.
Aceh Tamiang menunggu uluran tangan.***