Momen itu menggambarkan betapa berat beban yang harus dipikul, baik secara fisik maupun mental.
Meski tertinggal, ia tak menyerah. Video ini pun membuat banyak warganet terharu melihat keteguhan sang ibu.
Di balik setengah karung bantuan, ada perjuangan panjang yang tak terlihat.
Jalan Aspal Baru Terlihat Setelah Perjuangan Panjang
Setelah menembus hutan dan ladang, barulah warga bisa menemukan jalan aspal.
Namun, untuk sampai ke titik itu, mereka harus melewati tanjakan dan turunan yang menguras tenaga.
Di hutan, para warga tampak saling membantu agar bisa naik ke atas.
Ada yang memegang pohon, ada pula yang saling menunggu satu sama lain.
Kebersamaan menjadi kunci agar semua bisa sampai dengan selamat.
Jalan aspal itu pun bukan akhir perjuangan, melainkan awal perjalanan pulang membawa beban berat.
Setiap langkah tetap penuh risiko karena kondisi tubuh yang sudah lelah. Inilah realitas pahit di balik distribusi bantuan pascabencana.
Baca Juga: Danantara dan BRI Turun Tangan Salurkan Bantuan dan Pulihkan Harapan Warga Aceh Tamiang
Jalan Desa Masih Terputus, Sudah 24 Hari Tak Bisa Dilewati
Kondisi jalan Desa Simaninggir juga diunggah akun Instagram @carramell_. Dalam videonya, terlihat jalan aspal terbelah akibat longsor dan tak bisa dilewati kendaraan.