Menjelang Natal, Umat Diajak Jaga Sikap dan Ucapan
Menjelang Natal, umat Islam sering bersinggungan dengan berbagai aktivitas saudara Nasrani.
Dalam khutbah, khatib bisa mengingatkan agar umat menjaga sikap dan ucapan.
Menghormati perayaan mereka sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat adalah bentuk adab sosial.
Baca Juga: Momen Menggetarkan di Pengungsian Agam, Ibu-ibu Bernyanyi Indonesia Raya Sambut Prabowo
Namun, umat juga diingatkan untuk tidak ikut serta dalam ritual ibadah agama lain.
Batas ini penting agar tidak terjadi pencampuran akidah.
Sikap santun tetap dikedepankan tanpa harus melanggar prinsip iman. Inilah wujud toleransi yang proporsional.
Al-Qur’an Mengajarkan Tidak Ada Paksaan dalam Beragama
Salah satu dalil yang bisa diangkat adalah firman Allah, la ikraha fid-din, tidak ada paksaan dalam beragama.
Ayat ini menegaskan bahwa Islam menghormati pilihan keyakinan setiap manusia.
Dalam khutbah, jamaah diingatkan bahwa tugas Muslim adalah menyampaikan kebaikan, bukan memaksa.
Baca Juga: Ammar Zoni Ungkap Dirinya Disetrum Oknum Polisi Agar Akui Edarkan Narkoba dalam Rutan Salemba
Keragaman adalah sunnatullah yang harus disikapi dengan bijak.
Dari sinilah lahir sikap saling menghormati antarumat beragama.