nasional

Dari Ratusan Korban Jiwa hingga Jalur Terputus, Mengurai Fakta Banjir-Longsor Sumatera dan Respons Cepat Pemerintah

Rabu, 3 Desember 2025 | 10:28 WIB
Dari Ratusan Korban Jiwa hingga Jalur Terputus, Mengurai Fakta Banjir-Longsor Sumatera dan Respons Cepat Pemerintah (Menyoroti fakta terkini penanganan bencana alam di Sumatera, dari Aceh, Sumatera Utara, hingga Sumatera Barat. (Dok. BNPB))

KLIK SAJA - BNPB kembali memperbarui data bencana banjir dan longsor yang menghantam Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dan angkanya membuat hati siapa pun ikut terhuyung.

Hingga Rabu pagi, tercatat 753 warga meninggal dunia, sementara lebih dari 2.600 lainnya mengalami luka-luka.

Data ini diambil dari pembaruan resmi BNPB pukul 09.00 WIB yang juga memasukkan jumlah korban hilang yang mencapai 650 jiwa.

Selain itu, 576.300 orang terpaksa mengungsi ke berbagai titik aman, meninggalkan rumah, pekerjaan, dan kenyamanan yang selama ini mereka kenal.

Baca Juga: Info Warga Semarang! Jadwal Keberangkatan Kapal Pelni di Pelabuhan Tanjung Emas Periode Desember 2025, Lengkap Harga Tiketnya!

Sebaran pengungsi terjadi merata di tiga provinsi, menunjukkan betapa luasnya dampak bencana kali ini.

Situasi ini membuat upaya penanganan darurat tidak hanya harus cepat, tetapi juga terukur dan menyeluruh.

Mensos Gus Ipul Beberkan Bantuan Rp25 Miliar

Di tengah situasi yang sudah berat, Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menyampaikan kabar soal bantuan pemerintah pusat yang totalnya mencapai Rp25 miliar.

Bantuan itu diberikan dalam bentuk natura hingga pendanaan operasional yang dimanfaatkan di dapur-dapur umum.

Gus Ipul menjelaskan bahwa dana tersebut dialokasikan untuk kebutuhan bahan baku, peralatan memasak, serta pemenuhan logistik yang dibutuhkan warga pengungsi.

Baca Juga: Benang Kusut Dana Rp100 Miliar! Maming, PBNU, Audit GPAA, dan Langkah KPK yang Kini Jadi Sorotan Publik

Bantuan juga digunakan untuk menggerakkan SDM yang bertugas di lapangan sebuah detail yang jarang disebut tapi sangat krusial dalam situasi darurat.

Ia menegaskan bahwa Kemensos akan terus memantau kebutuhan di lapangan agar tak ada titik yang luput dari perhatian.

Halaman:

Tags

Terkini