nasional

Bencana Menghimpit dan Logistik Terhambat, Kisah di Balik Penjarahan yang Sebenarnya Upaya Bertahan Hidup

Senin, 1 Desember 2025 | 17:37 WIB
Bencana Menghimpit dan Logistik Terhambat, Kisah di Balik Penjarahan yang Sebenarnya Upaya Bertahan Hidup (Gubernur Sumut, Bobby Nasution tak menyalahkan masyarakat usai viralnya aksi penjarahan di Tapteng dan Sibolga. (Instagram.com/@bobbynst))

KLIK SAJA - Ketika banjir bandang dan tanah longsor menerjang Sumatera Utara, bukan hanya rumah yang hancur atau jalan yang terputus rasa aman warga pun ikut runtuh.

Dalam kondisi serba terbatas, video penjarahan di sebuah minimarket mendadak viral dan memancing reaksi beragam dari publik.

Namun, di balik rekaman yang berseliweran di media sosial, terdapat cerita yang jauh lebih kompleks dan manusiawi.

Pemerintah Provinsi Sumut hingga BNPB turun tangan memberikan penjelasan kalau masyarakat bukan sedang berbuat kriminal, melainkan sedang berjuang bertahan hidup. 

Baca Juga: Di Tengah Ketidakpastian Global, BRI Justru Melesat, Ini 7 Bukti Kuatnya Tata Kelola Mereka

Di sisi lain, akses yang terputus membuat bantuan tak bisa bergerak secepat kebutuhan warga. Lantas, bagaimana kondisi sebenarnya di lapangan?

Bencana Memutus Akses, Distribusi Bantuan Tersendat Total

Banjir bandang dan longsor yang terjadi di Sumut menyebabkan jalur darat terputus di beberapa titik krusial, sehingga membuat tim gabungan kesulitan menembus lokasi terdampak.

Daerah seperti Tapanuli Tengah dan Sibolga praktis terisolasi selama beberapa hari tanpa akses logistik memadai.

Tim penyelamat berupaya mencari jalur alternatif, namun kondisi medan yang penuh lumpur dan material longsor membuat pergerakan sangat lambat.

Situasi inilah yang membuat pengiriman bantuan harus diprioritaskan melalui jalur udara.

Baca Juga: Bantuan Logistik Lamban Pasca Bencana Banjir, Oknum Warga Sibolga Jarah Gudang Bulog

Pemerintah daerah mengakui bahwa bantuan sudah tersedia, hanya saja tidak bisa langsung sampai ke warga.

Kondisi darurat seperti ini meningkatkan tekanan psikologis warga yang bertahan.

Halaman:

Tags

Terkini