Disiplin di sekolah, menurutnya, harus berjalan seperti pagar: kokoh, jelas, dan melindungi semua murid.
Jika guru dan kepala sekolah takut bertindak, murid akan tumbuh tanpa batasan yang sehat.
Pesan ini menjadi pengingat bahwa membentuk karakter membutuhkan keberanian, bukan sekadar kurikulum.***