Pembelian saham oleh tokoh besar seperti Boy bukan hanya soal portofolio pribadi.
Aksi ini ikut mendorong penguatan sektor keuangan nasional yang menjadi pilar ekonomi Indonesia.
Lembaga keuangan yang solid akan berdampak pada stabilitas ekonomi, baik dari sisi investasi maupun perputaran modal.
4. Kepemilikan Boy di TRIM Memang Sudah Masif dan Kini Makin Tebal
Menurut data RTI Business per 31 Oktober 2025, Boy memiliki 34,64% saham TRIM, atau sekitar 2,46 miliar lembar saham.
Baca Juga: Ketika Forum Dibungkam, Mengapa Audiensi Ijazah Jokowi Justru Diwarnai Walk Out Massal?
Dengan harga Rp700 per lembar, nilainya mencapai sekitar Rp1,72 triliun.
Penambahan 3 juta lembar mungkin terlihat “kecil” dibanding total kepemilikannya, tapi justru itu.penambahan kecil dari pemilik besar bisa jadi sinyal kalau ia tak mau ketinggalan momentum.
5. Kinerja TRIM Memang Lagi Ciamik, Laba Melonjak Rp151,7 Miliar
Pada kuartal III 2025, Trimegah membukukan laba bersih Rp372,5 miliar naik Rp151,7 miliar dari tahun sebelumnya.
Lonjakan laba yang signifikan ini menunjukkan bahwa perusahaan sedang berada di trek pertumbuhan yang stabil.
Dalam situasi seperti ini, masuk lebih banyak ke saham perusahaan yang sedang naik daun terasa sangat masuk akal.
Aksi Boy Thohir ini mungkin tak langsung mengubah arah IHSG.
Tapi bagi pelaku pasar yang suka membaca gerakan halus pemain besar, pembelian jutaan lembar saham ini seperti bisikan 'Ada sesuatu yang sedang tumbuh di Trimegah, dan saya tak mau ketinggalan.'***