Dengan luas yang setara 2,5 kali SCBD, kawasan ini akan menjadi ruang hidup baru yang dikelola oleh Indonesia di jantung Kota Makkah.
Danantara Dipastikan Memimpin Proyek Raksasa Ini
CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, memastikan bahwa Danantara memegang penuh kepemimpinan proyek ini.
Ia mengungkapkan bahwa pemerintah Arab Saudi memberikan 8 plot tanah kepada Indonesia kombinasi area datar dan berbukit yang di dalamnya juga terdapat permukiman penduduk.
“Mereka kasih 8 plot tanah, ada yang flat, ada yang berbukit,” ujarnya.
Dengan berbagai karakter lahan ini, pembangunan akan dilakukan secara bertahap dan terstruktur.
Baca Juga: Resmi! OJK Tetapkan Rekening Dormant Bagi yang Tidak Aktif Selama Lima Tahun
Presiden Prabowo pernah menjelaskan bahwa izin ini adalah terobosan bersejarah.
Untuk pertama kalinya, Arab Saudi mengubah regulasi sehingga sebuah negara asing dapat memiliki lahan di Kota Suci.
“Saya lobby terus, mungkin beliau kasihan sama kita,” kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna.
Indonesia bahkan ditawari beberapa lokasi yang tak terlalu jauh dari Masjidil Haram langkah yang akan membuat pelayanan jemaah lebih teratur, nyaman, dan dikendalikan sendiri oleh Indonesia.
Memberikan Kemudahan, Kemandirian, dan Kenyamanan Jemaah Indonesia
Dengan adanya Kampung Haji Indonesia, segala kebutuhan jemaah mulai dari ruang istirahat, makan, layanan kesehatan, hingga pergerakan menuju lokasi ibadah—bisa dikelola penuh oleh Indonesia.