KLIK SAJA - Mantan Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang, menyebut lembaga yang pernah ia pimpin itu kini “kehilangan values”.
Menurutnya, meski operasi tangkap tangan (OTT) belakangan ini terlihat ramai, itu belum cukup menunjukkan ruh pemberantasan korupsi seperti dulu.
Ia mengingatkan ada 9 nilai utama yang dulu dipegang ketat jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, berani, sederhana, adil, dan lain-lain.
“Ketika kita masuk di KPK itu, kita diinduksi, terdoktrin...” begitu ia membuka cerita dalam podcast PHD 4K.
Dulu, nilai itu bukan jargon, tapi kompas moral yang dijaga setiap hari.
Saut menilai sekarang sebagian nilai itu terasa memudar dan tak sekuat dulu.
Kritiknya bukan nostalgia, tapi alarm bahwa pemberantasan korupsi tak bisa hanya mengandalkan “aksi” tanpa fondasi nilai.
Inkonsistensi KPK dalam Kasus Whoosh yang Menurut Saut Seharusnya Bisa Ditegur
Di bagian lain, Saut mencontohkan bagaimana KPK kini kerap mengeluarkan dua pernyataan berbeda untuk satu isu yang samasalah satunya soal penyelidikan proyek KCJB Whoosh.
“Itu aja nggak konsisten yang sebetulnya bisa ditegur juga kok nggak konsisten,” ujarnya.
Bagi Saut, inkonsistensi semacam itu tidak boleh dianggap remeh karena merusak kepercayaan publik.
Ia bahkan menyebut dirinya hampir dipecat dulu hanya karena salah bicara di TV sebuah gambaran betapa ketatnya standar etika di masa itu.