KLIK SAJA - Publik kini ramai membicarakan sosok Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang tengah mencuri perhatian di media sosial berkat gaya komunikasinya yang unik dan berani, bahkan kerap disebut memiliki gaya ala koboi.
Tak hanya dikenal lewat gaya bicara yang lugas dan apa adanya, Purbaya juga menarik perhatian publik ketika tampil mengenakan jaket biru tua dengan logo “8 persen” — simbol dari target pertumbuhan ekonomi nasional yang sedang dicanangkan pemerintah.
Dalam suasana santai, Purbaya mengungkap bahwa jaket tersebut merupakan pemberian langsung dari pihak Istana Presiden.
“Sebelumnya nih, dibagi dari sana. Dari orang Istana,” ucapnya sambil menunjukkan tulisan “8 persen” di bagian dada jaket yang ia kenakan, saat meninggalkan Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, pada Selasa, 21 Oktober 2025.
Baca Juga: Cak Imin: Ekspansi Alfamart dan Indomaret Membunuh UMKM di Kampung-Kampung Indonesia
Gaya komunikasinya yang tegas namun santai dinilai mencerminkan optimisme pemerintah untuk membawa pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 8 persen pada tahun 2026.
Sikap percaya diri itu dianggap sebagai sinyal bahwa arah kebijakan fiskal Indonesia masih kuat dan penuh keyakinan menghadapi tantangan ekonomi global.
Dalam kesempatan berbeda, Purbaya menuturkan pertumbuhan konsumsi masyarakat pada kuartal IV-2025 diyakini akan menembus di atas 5,5 persen.
Angka itu disebut lebih tinggi dari laju pertumbuhan nasional pada kuartal II yang tercatat 5,12 persen.
Menkeu RI menilai peningkatan ini tak lepas dari kebijakan pemerintah yang mendorong likuiditas melalui penempatan dana Rp 200 triliun di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
“Data retail sales BI mulai naik di bulan terakhir ini, di September. Karena sebagian dampak dari uang yang saya gelontorkan mulai terasa di sistem," kata Purbaya dalam Sarasehan 100 Ekonom Indonesia INDEF di Jakarta, pada Selasa, 28 Oktober 2025.
"Saya pikir Oktober, November, Desember akan lebih terlihat dampaknya di ekonomi,” imbuhnya.
Di sisi lain, muncul fenomena “Purbaya Everywhere” di media sosial, yakni saat warganet memperbincangkan gaya komunikasi dan citra baru sang Menkeu.