nasional

Gen Z Rentan Terjebak Utang Digital, Purbaya Ingatkan Pentingnya Bijak Mengelola Keuangan

Rabu, 17 September 2025 | 14:38 WIB
Gen Z Rentan Terjebak Utang Digital, Purbaya Ingatkan Pentingnya Bijak Mengelola Keuangan (Menyoroti pesan khusus Menkeu RI, Purbaya Yudhi Sadewa kepada generasi muda di Indonesia terkait cara mengelola keuangan. Ilustrasi foto. (Dok. Kemenkeu))

KLIK SAJA - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyoroti kegamangan yang dihadapi Generasi Z di Indonesia dalam mengelola keuangan mereka.

Hal ini disebabkan oleh pesatnya perkembangan produk keuangan digital, seperti reksadana dan kripto, yang menarik minat Gen Z untuk berinvestasi.

Namun, di balik peluang tersebut, terdapat jebakan-jebakan seperti paylater dan pinjaman online (pinjol) yang bisa menimbulkan masalah serius, terutama jebakan utang yang dapat melampaui pendapatan.

Purbaya menegaskan bahwa generasi muda perlu bijak dalam mengelola keuangan mereka untuk menghindari dampak negatif di masa depan.

Baca Juga: Gantikan Sri Mulyani, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Curi Perhatian dengan Gaya Khas Batik Biru-Cokelatnya

Berikut ini 3 pesan khusus yang disampaikan sang menteri yang kini menggantikan posisi Sri Mulyani di kursi Menteri Keuangan RI.

1. Awas FOMO!

Gen Z sering mendapatkan informasi seputar keuangan dari linimasa atau timeline alias sebutan kekiniannya, for you page (FYP).

FYP yang tampil di smartphone Gen Z, acapkali berisi konten dari influencer hingga konten-konten viral di media sosial.

Perihal itu, Menkeu Purbaya tak ragu untuk mengingatkan Gen Z akan pentingnya mengetahui betul terkait instrumen investasi.

Pria kelahiran Bogor itu mengingatkan agar generasi muda tidak ikut-ikutan orang lain atau bahasa kerennya, fear of missing out (FOMO).

Baca Juga: Menkeu Purbaya: Penempatan Dana 200 Triliun Rupiah Buat Bank Himbara Kelimpungan

"Jadi kalau mau berinvestasi di instrumen apa pun, pelajari dahulu instrumennya seperti apa," ujar Purbaya kepada awak media di Jakarta, pada Selasa, 16 September 2025.

"Jangan ikut-ikutan orang, jangan FOMO, fear of missing out. Pelajari instrumennya apa, mereka pasti berhasil," imbuhnya.

Halaman:

Tags

Terkini