nasional

Tanggapan Tegas Menkes Terkait Kasus Kekerasan Verbal dan Fisik yang Menimpa Dokter di Sumatera Selatan

Jumat, 15 Agustus 2025 | 14:22 WIB
Tanggapan Tegas Menkes Terkait Kasus Kekerasan Verbal dan Fisik yang Menimpa Dokter di Sumatera Selatan (Menkes Budi Gunadi Sadikin kecam aksi kekerasan keluarga pasien kepada dokter Syahpri di RSUD Sekayu, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. (Instagram/sekayuterkini - Instagram/bgsadikin))

KLIK SAJA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunawan Sadikin mengecam insiden kekerasan verbal dan fisik yang menimpa dokter Syahpri Putra Wangsa di RSUD Sekayu, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Menkes mengungkapkan keprihatinannya atas kejadian yang terjadi pada 12 Agustus 2025 tersebut, di mana dokter Syahpri menjadi korban kekerasan dari keluarga pasien.

Budi Gunawan Sadikin mengimbau masyarakat untuk tidak menoleransi segala bentuk kekerasan dan pelecehan, terhadap siapa pun.

Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada para tenaga medis yang bekerja di daerah terpencil, seperti di RSUD Sekayu yang jaraknya empat jam dari Kota Palembang, atas dedikasi mereka.

Baca Juga: Meski Sudah Dikembalikan, KPK Tegaskan Uang Korupsi DJKA Tak Hapus Pidana Bupati Pati Sudewo

“Tenaga medis dan tenaga kesehatan berhak untuk mendapatkan perlindungan dan rasa aman saat melaksanakan tugas dan setiap bentuk kekerasan tidak dapat dibenarkan,” tegasnya.

Budi membeberkan bahwa Kemenkes telah membentuk tim untuk mendampingi dokter Syahpri melakukan proses hukum yang diperlukan.

Baca Juga: Gubernur Mualem: Bendera Bulan Bintang Tak Dikibarkan Pada Peringatan 20 Tahun Perdamaian Aceh

“Saya sudah menugaskan tim Kemenkes untuk memberi dukungan terhadap langkah hukum yang diambil oleh dokter Syahpri dan RSUD Sekayu,” jelas Budi.

“Saya dukung sepenuhnya kasus ini harus dituntaskan melalui jalur hukum untuk memberikan efek jera,” pungkasnya.

Sebelumnya, viral di media sosial bahwa dokter Syahpri dipaksa membuka masker untuk menjelaskan kondisi pasien yang sedang diisolasi karena menunggu hasil pemeriksaan tuberkulosis (TBC/TB) oleh keluarga pasien.***

Tags

Terkini