nasional

Kemenag Catat 2 Rekor MURI untuk Penulisan Mushaf Nusantara

Kamis, 20 Maret 2025 | 08:44 WIB
Menag Nasaruddin Umar ketika meninjau kegiatan Mushaf Nusantara 2025 (Kemenag)

Mushaf yang ditulis mengikuti standar Mushaf Kemenag Indonesia, yang berpedoman pada rasm Utsmani.

Setiap peserta menulis pada lembaran berornamen, dengan 310 orang menulis dua halaman dan sisanya satu halaman. Setiap halaman terdiri atas 15 baris teks.

Penulisan ayat suci menggunakan Khat Naskhi, yang dikenal sederhana, jelas, dan mudah dibaca. Sementara itu, judul serta keterangan surah ditulis dengan khat khusus yang juga berfungsi sebagai elemen dekoratif dalam mushaf.

Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad menjelaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan semangat keislaman, kebersamaan, dan keindahan seni dalam Islam.

"Kaligrafi memiliki peran penting dalam dakwah Islam. Sejak awal penyebaran Islam di Nusantara, seni kaligrafi telah menjadi media yang tidak hanya memperindah, tetapi juga menginternalisasi pesan-pesan Al-Qur'an ke dalam kehidupan," katanya.

Menurut Abu, Mushaf Nusantara menjadi bukti bahwa seni Islam terus berkembang di Indonesia dengan menyesuaikan pada nilai-nilai lokal tanpa kehilangan esensinya.

Mushaf ini tidak hanya unik dalam teknik penulisannya yang cepat dan kolaboratif, tetapi juga dalam iluminasi yang menghiasi setiap halamannya.

Dengan pencapaian dua rekor MURI ini, Kemenag berharap kegiatan Penulisan Mushaf Nusantara dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus melestarikan dan mengembangkan seni kaligrafi serta nilai-nilai keislaman di Indonesia.***

Halaman:

Tags

Terkini