Kemenag Catat 2 Rekor MURI untuk Penulisan Mushaf Nusantara

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Kamis, 20 Maret 2025 | 08:44 WIB
Menag Nasaruddin Umar ketika meninjau kegiatan Mushaf Nusantara 2025 (Kemenag)
Menag Nasaruddin Umar ketika meninjau kegiatan Mushaf Nusantara 2025 (Kemenag)

KLIK SAJA - Kementerian Agama (Kemenag) berhasil mencatatkan dua rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam gelaran Penulisan Mushaf Nusantara 2025.

Acara ini digelar resmi secara serentak di 30 provinsi di Indonesia, dengan pusat kegiatan di Kantor Kemenag RI, Jakarta.

Dua rekor tersebut adalah penulisan Mushaf Al-Qur'an secara serentak oleh kaligrafer terbanyak, melibatkan 365 kaligrafer se-Indonesia (juara MTQ), dan Mushaf Al-Qur'an dengan corak iluminasi nusantara terbanyak, yaitu sebanyak 106 corak.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan bahwa pencapaian ini layak mendapatkan penghargaan MURI.

"Maka wajar kalau apa yang dilakukan hari ini dianugerahi sebuah rekor MURI," ungkapnya di Jakarta, Rabu (19/3/2025).

Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Manager Senior MURI, Priyono, kepada Menteri Agama dan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad.

Menag menekankan bahwa mushaf Al-Qur'an bukan sekadar karya seni, tetapi juga memiliki nilai sakral.

Ia mengaitkan kaligrafi dengan sumpah pertama dalam Al-Qur'an, yaitu Nun, wal Qalami wa ma Yasturun.

"Tiga unsur tersebut, yaitu nun (botol tinta), qalam (pena), dan yasturun (lembaran), merefleksikan prinsip pencatatan dalam ajaran Islam," jelasnya.

Lebih lanjut, Menag menjelaskan bahwa kaligrafi bersumber dari sebuah titik.

"Segala sesuatu bermula dari titik dan akan kembali kepada titik. Ini mengandung makna bahwa ilmu, hikmah, dan hakikat tersembunyi dalam satu titik kecil yang bisa membuka pemahaman luas tentang Islam," ungkapnya,

Penulisan Mushaf Nusantara tak lain menjadi bagian dari peringatan 40 tahun Lembaga Kaligrafi Al-Qur'an (Lemka), yang telah melahirkan banyak maestro kaligrafi di Indonesia dan dunia.

Selain itu, program ini bertujuan memberdayakan para juara Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) dalam meningkatkan literasi baca tulis Al-Qur'an di Indonesia.

Kegiatan penulisan mushaf berlangsung serentak di 30 provinsi dalam waktu 10 jam. Sementara itu, di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kemenag RI, Jakarta, kegiatan ini diikuti oleh 35 kaligrafer dari Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Kemenag

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X