nasional

Beda Pendapat dengan Pakar IT Lain, Mr Bert Digeruduk Netizen Pasca Hoax Ransomware BRI Terkonfirmasi

Kamis, 26 Desember 2024 | 04:33 WIB
Beda Pendapat dengan Pakar IT Lain, Mr Bert Digeruduk Netizen Pasca Hoax Ransomware BRI Terkonfirmasi ((Kiri) Mr Bert, influencer sekaigus ahli IT yang kerap memberikan konten terkait keamanan siber. (Kolase Instagram/realmrbert dan dok. BRI))

KLIK SAJA - Baru-baru ini, masyarakat dihebohkan oleh beredarnya informasi palsu mengenai serangan ransomware yang ditujukan kepada Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Isu mengenai ransomware yang menyerang BRI pertama kali muncul melalui akun X @FalconFeedsio, sebuah akun media sosial yang fokus pada keamanan siber, pada hari Rabu, 18 Desember 2024.

Dalam unggahan tersebut, @falconFeedsio menyatakan bahwa data dari Bank BRI telah berhasil diakses oleh peretas yang dikenal dengan nama Basbe Ransomware.

Unggahan ini kemudian memicu kepanikan di dunia maya Indonesia.

Baca Juga: Ransomware yang Serang BRI Ternyata Janggal, Data Hacker Ternyata Sudah Ada di Scribd

Namun, tidak lama setelah itu, akun yang sama mengonfirmasi bahwa berita tersebut adalah hoax.

"Klarifikasi terkait klaim serangan ke BRI. Unggahan ini mengkonfirmasi bahwa serangan ke BRI yang dilaporkan itu adalah berita bohong," tulis akun @falconFeedsio di hari yang sama.

Dikonfirmasi Hoax oleh Pendiri Ethical Hacker Indonesia

Seorang ahli IT yang berfokus pada keamanan siber dan pendiri Ethical Hacker Indonesia, Teguh Aprianto, telah mengonfirmasi bahwa isu ini merupakan hoax.

Baca Juga: Rekomendasi Buat Kamu! 5 Spot Kembang Api untuk Akhir Tahun 2024 di Kota Semarang

Dalam cuitannya di akun X resminya, @secgron, pada Rabu, 25 Desember 2024, Teguh menyatakan bahwa ia sudah mencurigai isu tersebut sejak muncul seminggu yang lalu.

Namun, karena belum memiliki kepastian, ia memilih untuk tidak memberikan banyak komentar.

Setelah tenggat waktu untuk penebusan ransom berlalu pada hari Senin lalu dan sebagian data yang dipublikasikan oleh hacker mulai muncul, Teguh akhirnya memutuskan untuk berbicara.

Ia menemukan bahwa data yang ditunjukkan oleh hacker adalah sebuah file Excel yang isinya identik dengan salah satu dokumen yang dapat ditemukan secara publik di situs web lain.

Halaman:

Tags

Terkini