KLIK SAJA - Momen walk out atau keluar dari ruangan yang dilakukan oleh Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, berpidato di KTT Developing Eight (D-8) di Kairo, Mesir, menjadi sorotan publik.
Video kejadian tersebut viral di media sosial dan memicu berbagai reaksi dari warganet.
Dalam video itu, terlihat Erdogan menyenggol kursi Prabowo saat ia berbicara, yang menambah kontroversi situasi tersebut.
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) memberikan penjelasan terkait insiden ini.
Baca Juga: Baru Tiba di Tanah Air, Prabowo Langsung Pimpin Ratas Kabinet di Halim
Rolliansyah (Roy) Soemirat, seorang pejabat Kemlu, menyatakan bahwa keluar masuknya delegasi dalam pertemuan internasional adalah hal yang biasa.
Banyak ketua delegasi terlibat dalam pertemuan paralel atau bilateral yang berlangsung di ruang berbeda.
Oleh karena itu, menurutnya, tindakan Erdogan tidak perlu dipandang sebagai sesuatu yang luar biasa.
Kemlu juga memastikan bahwa sebelum insiden tersebut terjadi, Prabowo sempat bertemu secara langsung dengan semua ketua delegasi.
Baca Juga: Menteri ATR/BPN Pastikan Stok Tanah Cukup Untuk Program 3 Juta Rumah
Pertemuan itu berlangsung dalam suasana bersahabat dan penuh penghormatan.
Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada momen walk out, hubungan diplomatik antara Indonesia dan Turki tetap terjaga dengan baik.
Duta Besar Turki untuk Indonesia, Talip Kucukcan, juga memberikan tanggapan mengenai isu ini setelah ramai dibicarakan di media sosial.
Ia menegaskan pentingnya memahami makna dari pertemuan internasional seperti D-8.