Menteri ATR/BPN Pastikan Stok Tanah Cukup Untuk Program 3 Juta Rumah

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Sabtu, 21 Desember 2024 | 11:22 WIB
Menteri Nusron Wahid pastikan ketersediaan lahan tanah untuk program 3 juta rumah (ATR BPN)
Menteri Nusron Wahid pastikan ketersediaan lahan tanah untuk program 3 juta rumah (ATR BPN)

KLIK SAJA - Program pembangunan tiga juta rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), yang merupakan salah satu Asta-Cita Presiden Prabowo Subianto, kini mendapat angin segar.

Dimana Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, memastikan ketersediaan lahan yang memadai untuk merealisasikan program ambisius tersebut.

Pada siaran resminya pada Jumat (20/12/2024), Menteri Nusron menjelaskan bahwa stok tanah terindikasi telantar seluas 79.925 hektare (ha) siap dimanfaatkan.

Baca Juga: Mengenaskan! 35 Anak Tewas Terinjak-injak Pada Kerumunan Massal Festival Natal Nigeria

Bahkan dari jumlah tersebut, menurutnya, jauh lebih dari cukup untuk membangun tiga juta rumah.

“Kalau Bapak/Ibu ini mau punya program tiga Juta Rumah untuk MBR, dengan asumsi 60 meter persegi per rumah, berarti dibutuhkan sekitar 25.200 hektare untuk mencapai 3 juta rumah. Saya punya stok 79 ribu hektare,” tegas Menteri Nusron.

Lebih lanjut, Menteri Nusron menekankan bahwa pemanfaatan tanah telantar ini sejalan dengan amanat Pasal 33 ayat (3) Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Pasal tersebut mengamanatkan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

“Tanah ini harus difungsikan dan dipergunakan sesuai dengan Pasal 33 UUD. Bumi, air, dan kekayaan alam dikuasai negara untuk dipergunakan, tidak boleh dianggurkan, untuk kemakmuran masyarakat seluas-luasnya,” ungkapnya.

Maka dengan ketersediaan lahan yang terjamin, Menteri Nusron menjelaskan bahwa fokus saat ini beralih pada aspek teknis dan infrastruktur.

“Saat ini isunya adalah apakah tanah yang ada di sini lokasi dan peta topografi cocok atau tidak, infrastruktur jalan menuju ke sana (lokasi perumahan, red) cocok atau tidak. Soal tanah no issue,” jelasnya.

Baca Juga: Volkswagen Bakal Tutup Pabriknya di Jerman dan PHK 35.000 Pekerja pada 2030

Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan program ini berjalan lancar dari berbagai aspek.

Pemenuhan program tiga juta rumah memang sangat mendesak, mengingat harga properti semakin sulit dijangkau untuk generasi Z.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Indonesia.go id

Tags

Rekomendasi

Terkini

X