nasional

Mengintip 3 Elemen Kurikulum Deep Learning yang Disebut Mendikdasmen RI Sebagai Model Pembelajaran Baru di Indonesia

Sabtu, 9 November 2024 | 14:30 WIB
3 elemen kurikulum deep learning (Potret Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mukti yang membocorkan terkait kurikulum deep learning, berikut ini ulasan selengkapnya. (Instagram.com/@abe_mukti))

1. Mindful Learning

Elemen ini berarti para guru dapat menghargai keunikan dan keterlibatan siswa yang bertujuan untuk memberikan ruang bagi siswa untuk aktif terlibat dalam proses belajar.

Mindful learning akan lebih memperhatikan perbedaan kebutuhan dan potensi setiap siswa selama proses belajar berlangsung.

Baca Juga: Presiden Prabowo Resmi Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul

Melalui pendekatan ini, siswa diharapkan dapat terlibat langsung melalui diskusi, eksperimen, dan eksplorasi terhadap materi yang diajarkan oleh sang guru.

2. Meaningful Learning

Pada elemen meaningful learning, siswa diajak untuk memahami alasan di balik setiap pelajaran yang telah dipelajari sebelumnya.

Pendekatan ini memposisikan guru sebagai fasilitator yang membantu siswa mengaitkan pelajaran dengan penerapan di dunia nyata.

Baca Juga: Line Up Band di South Outside Music Fest pada 9 November 2024: Ada Endank Soekamti hingga MCPR yang Siap Gebrak Semarang!

Contohnya, guru dapat menjelaskan tentang konsep-konsep tertentu akan bermanfaat dalam mengelola keuangan pribadi. Melalui pemahaman ini, siswa diharapkan lebih termotivasi dan antusias dalam belajar.

3. Joyful Learning

Elemen ini berarti menciptakan pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan bagi para siswa, sehingga menciptakan pengalaman belajar yang bermakna.

Joyful Learning akan siswa tidak hanya merasa senang, namun juga benar-benar memahami materi yang dipelajari.

Contoh dalam pelajaran sejarah, guru bisa mengadakan simulasi atau diskusi yang membuat siswa lebih aktif terlibat.

Melalui cara ini, siswa tidak hanya belajar sejarah sebagai hafalan, namun juga bisa memahami konteks historis secara lebih mendalam.***

Halaman:

Tags

Terkini