nasional

Mengintip 3 Elemen Kurikulum Deep Learning yang Disebut Mendikdasmen RI Sebagai Model Pembelajaran Baru di Indonesia

Sabtu, 9 November 2024 | 14:30 WIB
3 elemen kurikulum deep learning (Potret Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mukti yang membocorkan terkait kurikulum deep learning, berikut ini ulasan selengkapnya. (Instagram.com/@abe_mukti))

KLIK SAJA - Terdapat banyak pembicaraan mengenai perubahan kurikulum baru di Indonesia setelah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mukti, membahas tentang kurikulum pembelajaran mendalam atau deep learning.

Dalam sebuah unggahan yang beredar di media sosial, Mukti terlihat membocorkan informasi mengenai kurikulum deep learning sambil menilai bahwa materi pembelajaran untuk siswa di Indonesia saat ini masih terlalu banyak.

Mendikdasmen RI tersebut menekankan bahwa materi dalam kurikulum pendidikan di Indonesia bisa dikurangi tetapi tetap memiliki kedalaman, mirip dengan pendekatan kurikulum deep learning yang diterapkan di Australia.

"Materi pelajaran mungkin ringan, tetapi cara menjelaskannya mendalam," ujar Mukti yang tampak dalam video yang diunggah akun X @BarisanPemudaRI, pada Selasa, 5 November 2024.

Baca Juga: Presiden Prabowo Disambut Meriah Mahasiswa Indonesia di Beijing

"Sehingga dengan cara itu, guru bisa berimprovisasi dan murid bisa berkembang keinginannya," tambahnya.

Cuitan itu pun menjadi viral dan telah ditonton oleh sebanyak 207,8 ribu pengguna di media sosial X, berdasarkan peninjauan per tanggal 8 November 2024.

Cuitan warganet terkait Mendikdasmen yang menjelaskan terkait kurikulum deep learning. (X.com/@BarisanPemudaRI)

Adapun beragam komentar warganet yang menilai tentang masalah kurikulum deep learning hingga saran terkait kurikulum baru di Indonesia.

Baca Juga: Hari Kebebasan Sedunia Setiap Tanggal 9 November: Peringatan dan Makna!

"Mindful, meaningful bagus, tapi masalahnya: mayoritas guru masih mengajar dengan textbook atau tekstual kesulitan improve," ujar warganet dengan akun X @washeeps.

"Apapun kurikulumnya tanamkan pada anak bisa baca tulis dan berhitung dulu. Pendidikan akhlak tidak kalah pentingnya ditanamkan pada anak didik," ungkap warganet melalui akun @mulyono3056.

Berkaca dari hal itu, berikut ini penjelasan terkait kurikulum deep learning yang disebut Mendikdasmen dapat diterapkan di Indonesia.

Apa Itu Kurikulum Deep Learning?

Halaman:

Tags

Terkini