KLIK SAJA - Pada Selasa, 1 Oktober 2024, sebuah pengajian yang diadakan di Desa Krecek, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, Jawa Timur terpaksa dihentikan.
Dikutip kliksaja.id dari akun Instagram @ctd.insider, pada 4 Oktober 2024, acara tersebut dihadiri oleh sekitar 3.000 jemaah dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Namun, suasana khidmat itu berubah menjadi panik ketika ratusan jemaah mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi snack yang dibagikan.
Baca Juga: Hutang Paylater Warga Indonesia Tembus Rp 26 Triliun dalam Setengah Tahun
Gejala yang dialami oleh para korban termasuk mual, pusing, dan dalam beberapa kasus, kehilangan kesadaran.
Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat.
Pihak berwenang segera melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti dari keracunan tersebut.
Baca Juga: Waspada! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi, Berlaku 1-2 Oktober 2024
Dari informasi yang diperoleh, diketahui bahwa snack yang dibagikan kepada jemaah berasal dari panitia acara.
Namun, sejumlah korban juga mengaku menerima camilan dan minuman dari seorang warga di luar panitia kegiatan pengajian.
Hal ini menambah kompleksitas dalam penyelidikan karena sulit untuk menentukan sumber pasti dari makanan yang menyebabkan keracunan.
Baca Juga: Andrew Andika yang Akhirnya Ditangkap karena Narkoba, Begini Kondisinya!
Siswo, salah satu tokoh masyarakat setempat, menjelaskan bahwa sebagian besar korban adalah warga yang hadir dalam pengajian tersebut.
“Mereka ini merupakan warga dari jemaah pengajian yang menerima makanan snack dari seseorang di luar kepanitiaan infonya,” ungkapnya.