(Sumber gambar: Tangkap layar intagram @infobmkg)
Klik Saja - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi gelombang tinggi yang akan melanda sejumlah wilayah perairan Indonesia pada tanggal 1 dan 2 Oktober 2024. Kondisi cuaca ekstrem ini diprediksi akan berdampak pada aktivitas maritim, terutama bagi nelayan dan pengguna jasa transportasi laut.
Angin Permukaan
Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Tenggara - Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 4 - 15 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 8 - 25 knot. Kecepatan angin tertinggi dipantau di Selat Makassar bagian Selatan dan Laut Arafuru bagian Timur.
Wilayah Terdampak Gelombang Tinggi
Berdasarkan data yang dirilis BMKG, wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami gelombang tinggi antara lain:
Baca Juga: Siap Sukses di Dunia Kerja? Daftar STAR Program 2025 Sekarang Juga!
Gelombang Sedang Barat Indonesia 1,25 - 2,5 meter
- Selat Malaka bagian utara
- Perairan Utara P. Sabang
- Perairan Barat Aceh hingga Kep. Mentawai
- Perairan Barat Bengkulu hingga Lampung
- Samudera Hindia Barat Sumatera
- Selat Sunda Bagian Selatan
- Perairan Selatan Jawa hingga P. Sumba
- Selat Bali - Lombok - Alas bagian Selatan
Gelombang Sedang Timut Indonesia 1,25 - 2,5 meter
- Selat Sumba bagian Barat
- Laut Sawu BAgian Selatan
- Samudera Hindia Selatan Jawa hingga NTT
- Laut Jawa bagian Tengah dan Timur
- Selat Makassar bagian Selatan
- Perairan Selatan Kep. KAI - Aru
- Perairan Selatan Kep. Tanimbar
- Laut Arafuru
Potensi Bahaya
Gelombang tinggi yang terjadi secara tiba-tiba dapat menimbulkan sejumlah bahaya, di antaranya:
- Gelombang pasang: Air laut pasang akibat gelombang tinggi dapat menyebabkan banjir di daerah pesisir.
- Kapal kandas: Kapal-kapal kecil berisiko kandas atau mengalami kerusakan akibat hempasan gelombang.
- Angin kencang: Gelombang tinggi seringkali disertai dengan angin kencang yang dapat merusak bangunan dan infrastruktur di pesisir.
Saran Keselamtan dari BMKG