nasional

Waspadai! Hingga Februari Mendatang, Cuaca Ekstrem dan Bencana Hidrometeorologi Mengintai Indonesia

Sabtu, 13 Januari 2024 | 21:25 WIB
Waspadai! Hingga Februari Mendatang, Cuaca Ekstrem dan Bencana Hidrometeorologi Mengintai Indonesia (Foto: BMKG)

Jakarta, Klik Saja - Masyarakat perlu waspada terhadap cuaca ekstrem mengancam sebagian wilayah Indonesia, berikut informasi selengkapnya.

Diketahui dari informasi BMKG, Cuaca ekstrem masih mengancam sebagian besar wilayah Indonesia hingga Februari mendatang.

Baca Juga: Hendak Lakukan Tawuran dan Bawa Senjata Tajam, Belasan Pelajar di Kota Pangkalpinang Berhasil Diamankan Pihak Polresta

Baca Juga: Temuan Mayat Gantung Diri di Pohon Sawit, Polres Belitung Timur Lakukan Olah TKP Guna Dalami Kasus Lebih Lanjut

Lantas hal inilah, para masyarakat diminta waspada dan siap-siaga akan potensi terjadinya bencana hidrometeorologi.

“Cuaca ekstrem ini dapat terjadi selama periode puncak musim hujan yaitu di bulan Januari dan Februari. Potensi hujan lebat hingga sangat lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi masih memiliki peluang yang tinggi terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia,” ungkap Kepala BMKG Dwikorita Karnawati di Jakarta, Jum’at (12/1).

Baca Juga: Kasus Penyalahgunaan BBM dan Timbun Solar Hingga 2,5 Ton, Seorang Pria di Desa Kelapa Bangka Barat Berhasil Diamankan

Dwikorita menerangkan, sedikitnya terdapat tiga penyebab terjadinya cuaca ekstrem ini. Pertama, Monsun Asia yang menunjukkan aktifitas cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi ini berpotensi dapat disertai adanya fenomena seruakan dingin yang dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sebagian besar wilayah Indonesia.

Baca Juga: Bertemu PM Vietnam, Ini Hal-Hal yang Ditekankan Presiden Jokowi!

Kedua, kata Dwikorita, adanya daerah tekanan rendah yang terpantau di sekitar Laut Timor, Teluk Carpentaria dan di Samudra Hindia barat Sumatra yang dapat memicu terbentuknya pola pumpunan dan perlambatan kecepatan angin di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan ekuator.

Serta dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan dan angin kencang di Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara, dan Sulawesi bagian selatan, serta berdampak pada peningkatan gelombang tinggi di perairan sekitarnya.

Dan, ketiga yaitu aktifitas gelombang atmosfer masih menunjukkan kondisi yang signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan awan hujan dan potensi cuaca ekstrem dalam sepekan kedepan.

Baca Juga: Akui Elektabilitas Anies Baswedan Semakin Naik, Capres Prabowo Subianto Minta Tolong Pendukung di Bangka Belitung

Fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) yang terbentuk bersamaan dengan aktifnya gelombang Rossby Ekuatorial.

Halaman:

Tags

Terkini