Langkah tersebut sekaligus membantu mengurangi kemacetan di kota-kota besar.
Perbaikan layanan menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan sistem transportasi nasional.
Mendukung transportasi yang ramah lingkungan
RUU Sistranas juga mengarah pada pengembangan transportasi yang lebih berkelanjutan.
Penggunaan kendaraan rendah emisi dan transportasi massal menjadi bagian penting dalam upaya tersebut.
Baca Juga: Daftar KA dengan Perjalanan Paling Cepat di Indonesia 2026 Lengkap Beserta Rute dan Durasi Tempuh
Semakin banyak masyarakat menggunakan angkutan umum, semakin besar peluang pengurangan emisi kendaraan pribadi.
Kebijakan ini juga dapat mendukung target pembangunan rendah karbon.
Selain itu, kualitas udara di perkotaan diharapkan ikut membaik.
Pengembangan transportasi ramah lingkungan menjadi tren di banyak negara.
Memperkuat konektivitas antarwilayah
Indonesia memiliki wilayah yang luas sehingga konektivitas menjadi tantangan tersendiri.
RUU Sistranas diharapkan mampu memperkuat hubungan transportasi antarkota, antarprovinsi, hingga antarpulau.
Konektivitas yang lebih baik akan mempermudah mobilitas masyarakat dan distribusi barang.
Dampaknya tidak hanya dirasakan sektor transportasi, tetapi juga perdagangan dan pariwisata.
Wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau berpotensi memiliki akses yang lebih baik.
Hal tersebut dapat mendorong pemerataan pembangunan di berbagai daerah.
Artikel Terkait
Perampokan Nenek 61 Tahun di Cakung Viral, Pelaku Bawa Kabur Uang, Emas, dan HP, Ini Kronologinya
Perjalanan Terakhir Andriyono Petugas Damkar Jakarta Timur, Kronologi Gugur Saat Bertugas dan Ungkapan Cita-citanya
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak Tegaskan Komitmen TNI AD Dukung Program Pemerintah dan Bangun Infrastruktur Masyarakat
Syekh Ahmad Al Misry Masuk Daftar Red Notice Interpol, Simak Kronologi Dugaan Kasus dan Penjelasan Polisi
Bea Cukai Soekarno-Hatta Rilis CCTV Penangkapan Kopilot Malaysia Airlines, Simak Fakta dan Barang Bukti