"(Hal itu) untuk memastikan tidak ada sisa titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan," sambungnya.
Dugaan Sumber Api Berasal dari Area Lantai Dua Gedung
Berdasarkan informasi awal, sumber api diduga berasal dari area lantai dua gedung Hotel Pullman Jakarta Barat.
Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik yang kemudian memicu munculnya asap dan kobaran api.
Asap pertama kali diketahui oleh petugas keamanan hotel ketika sedang melakukan pemeriksaan di area tangga darurat lantai P5.
Setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, api ditemukan berada di area lantai P4.
Petugas keamanan sempat berusaha memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan atau APAR sebelum meminta bantuan pemadam kebakaran.
Namun upaya tersebut belum berhasil sehingga laporan segera diteruskan kepada petugas Damkar.
Dugaan Korsleting Masih Didalami oleh Petugas
Hasil penyelidikan awal masih mengarah pada dugaan korsleting listrik sebagai pemicu kebakaran di Hotel Pullman Jakarta Barat.
Meski demikian, penyebab pasti insiden tersebut belum dapat dipastikan karena masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Hingga berita ini ditulis, proses penanganan di lokasi masih berstatus kategori kuning.
Petugas pemadam kebakaran juga masih berada di lokasi untuk memastikan seluruh titik api benar-benar padam.
Langkah pendinginan terus dilakukan guna menghindari kemungkinan munculnya api kembali setelah proses pemadaman utama selesai.
Sampai saat ini belum ada informasi resmi mengenai total kerugian material maupun penyebab pasti kebakaran yang terjadi di Hotel Pullman Jakarta Barat.***
Artikel Terkait
Cara Naik Bus AKAP Tanpa Print Tiket, Simak Aturan E-Ticket dan Proses Boarding
DIKPI Kunjungi UI Bahas Pembentukan APTKI, Dorong Kolaborasi Pendidikan dan Riset Ilmu Kepolisian
Video Viral Kalapas Waingapu Digerebek, Simak Penjelasan Dugaan Rekaman Lama 2024
BSI Dukung Program 3 Juta Rumah Lewat Danantara Housing Expo 2026, Ini Promo KPR yang Ditawarkan
Kabar Maluku! Catat Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 67 Periode 31 Juli – 10 Agustus 2026 Rute Tual – Banda Eli – Toyando – Fadol – Kesui – Ambon