Tidak terlihat adanya kepanikan dari penumpang selama rekaman berlangsung.
Namun, respons tersebut justru memunculkan beragam tanggapan dari warganet.
Sebagian menilai aksi tersebut tidak layak dilakukan ketika membawa banyak penumpang. Perdebatan pun ramai muncul di media sosial.
Aksi dinilai memiliki risiko tinggi
Mengemudikan kendaraan dengan cara yang tidak semestinya dinilai memiliki risiko keselamatan yang besar.
Konsentrasi pengemudi dapat terganggu ketika tidak mengendalikan kendaraan sebagaimana mestinya.
Bus pariwisata juga membawa banyak penumpang sehingga tingkat tanggung jawab pengemudi menjadi lebih tinggi.
Kesalahan kecil sekalipun dapat berdampak serius apabila terjadi di jalan raya.
Karena itu, keselamatan harus tetap menjadi prioritas dalam setiap perjalanan.
Pengemudi diharapkan selalu mematuhi tata cara berkendara yang aman.
Warganet menyoroti pentingnya profesionalisme sopir
Video tersebut memunculkan banyak komentar dari pengguna media sosial.
Sebagian berharap setiap pengemudi kendaraan umum tetap mengutamakan keselamatan dibanding melakukan atraksi.
Profesi sopir bus menuntut tanggung jawab besar karena membawa banyak penumpang dalam satu perjalanan.
Sikap profesional menjadi bagian penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi.
Banyak warganet juga mengingatkan agar aksi serupa tidak ditiru.
Artikel Terkait
Rumah Wartawan Portaloka.id di Ciamis Dapat Atap Alduro, Program Promedia Group Beri Kenyamanan Baru untuk Keluarga
Daftar Kapal PELNI Agustus 2026 di Tanjung Priok, KM Tidar hingga KM Nggapulu Siap Layani Penumpang
Bus Open Dining Jakarta Mulai Agustus 2026, Simak Tarif, Fasilitas, Kapasitas, dan Cara Booking
Pemerintah Siapkan Rel Kereta Api 14.000 Km, Prabowo Ingin Reaktivasi Jalur Lama dan Bangun Jalur Baru
26 Juli 2026 Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah Parents' Day atau Hari Orang Tua Sedunia