KLIK SAJA - Sebagian masyarakat di media sosial tengah menaruh perhatian pada kisah seorang gadis kecil di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali.
Perhatian publik muncul setelah beredar video yang memperlihatkan anak tersebut menangis saat mengantar pemakaman ayahnya.
Peristiwa itu menjadi viral karena sang ayah diduga meninggal dunia akibat menjadi korban amukan massa setelah dituduh mencuri seekor ayam.
Tangisan bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar tersebut menyentuh hati banyak orang.
Kejadian itu kembali memunculkan perbincangan mengenai bahaya aksi main hakim sendiri di tengah masyarakat.
Diketahui, korban meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak yang kini harus menghadapi kehilangan tersebut.
Ustaz Abdul Somad Soroti Tragedi Tewasnya Terduga Pencuri Ayam
Kasus tersebut turut mendapat perhatian dari Ustaz Abdul Somad (UAS).
Melalui unggahan di akun Instagram resminya pada Senin, 27 Juli 2026, UAS menyampaikan pandangannya mengenai tragedi yang menimpa pria berinisial IKD.
Menurutnya, dugaan tindak pidana tidak dapat dijadikan alasan untuk menghilangkan nyawa seseorang.
UAS juga menyoroti dampak yang harus ditanggung keluarga korban, terutama anak-anak yang ditinggalkan.
Pesan tersebut mendapat respons luas dari warganet yang mengikuti perkembangan kasus ini.
"Gadis kecil itu anak kita. Keponakan kita. Adik kita. Mencuri ayam tidak benar. Tapi ayam dibayar dengan nyawa tidak bisa dibenarkan," tulis UAS dalam postingannya.
Peristiwa Pilu yang Tak Boleh Lagi Terulang
Dalam unggahannya, UAS mengajak masyarakat memandang peristiwa tersebut dari sisi kemanusiaan.
Artikel Terkait
Direktur Bandung TV Alit Suwirya Resmi Menjadi Ketua Umum ATVLI Periode 2026–2030, Simak 7 Fakta Penting Hasil Kongres
Kebakaran Hebat Landa Pabrik Triplek di Desa Sampora Kuningan, Damkar Kerahkan Sejumlah Unit Mobil Pemadam
Misteri Kematian Satpam di Waduk Jatiluhur Purwakarta, Korban Ditemukan Mengapung dengan Tangan Terborgol
Bus Militer vs Bus Sipil di Suriah Berujung Tragedi, 35 Orang Meninggal Dunia, Ini Kronologi dan Fakta Terbarunya
Philippine Airlines Borong 20 Pesawat Boeing 787-10 Dreamliner Senilai Rp126 Triliun, Begini Strategi Bangkit dari Kebangkrutan