Polisi masih mendalami keterlibatan masing-masing pelaku dalam aksi perusakan tersebut. Peristiwa ini kemudian memicu bentrokan yang lebih besar.
Pedagang Mengalami Luka tetapi Tetap Memilih Berjualan
Rusdi mengungkapkan gerobaknya mengalami kerusakan pada roda, kaca, dan sebagian dagangannya berserakan.
Ia juga mengaku mengalami luka pada bagian kaki akibat pecahan kaca.
“Ini yang rusak cuma kaca sama roda, masih bisa dibenerin. Iya ramai (dipukuli) pakai tangan kosong dan ramai,” ujar Rusdi.
“Yang makan di saya waktu itu lagi kosong, lagi enggak ada orang. Kalau saya ini cuma kena pecahan beling aja di kaki,” tambahnya.
Meski mengalami kerugian, ia memastikan kondisinya masih memungkinkan untuk kembali berjualan.
Sikap tersebut menunjukkan keinginannya untuk tetap melanjutkan usaha meski baru mengalami musibah.
Satu Orang Tewas, Polisi Amankan Tiga Terduga Pelaku
Meski tempat usahanya mengalami kerusakan, Rusdi memilih menerima kejadian tersebut dengan lapang dada.
“Yaudah gimana lagi, udah Suratan Ilahi. Masih bisa dagang, ini kerusakannya enggak parah-parah banget, cuma roda doang,” tukasnya.
Sementara itu, bentrokan tersebut mengakibatkan seorang pemuda berinisial K (23) meninggal dunia.
Pihak kepolisian telah mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
Selain itu, sebanyak 15 orang lainnya masih menjalani pemeriksaan intensif.
Proses penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap secara lengkap kronologi dan pihak yang bertanggung jawab.***
Artikel Terkait
Daftar Kapal PELNI Agustus 2026 di Tanjung Priok, KM Tidar hingga KM Nggapulu Siap Layani Penumpang
Bus Open Dining Jakarta Mulai Agustus 2026, Simak Tarif, Fasilitas, Kapasitas, dan Cara Booking
Pemerintah Siapkan Rel Kereta Api 14.000 Km, Prabowo Ingin Reaktivasi Jalur Lama dan Bangun Jalur Baru
26 Juli 2026 Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah Parents' Day atau Hari Orang Tua Sedunia
Apa Itu Hari Harimau Sedunia? Ini Sejarah World Tiger Day yang Diperingati Setiap 29 Juli