Bentrokan Dua Kelompok di Matraman, Pedagang Nasi Uduk Ungkap Awal Mula Kericuhan

photo author
- Senin, 27 Juli 2026 | 12:28 WIB
Bentrokan Dua Kelompok di Matraman, Pedagang Nasi Uduk Ungkap Awal Mula Kericuhan (Gerobak nasi uduk yang dirusak di Matraman sebelum bentrok kelompok warga pecah. (Instagram/bangranistones))
Bentrokan Dua Kelompok di Matraman, Pedagang Nasi Uduk Ungkap Awal Mula Kericuhan (Gerobak nasi uduk yang dirusak di Matraman sebelum bentrok kelompok warga pecah. (Instagram/bangranistones))

Polisi masih mendalami keterlibatan masing-masing pelaku dalam aksi perusakan tersebut. Peristiwa ini kemudian memicu bentrokan yang lebih besar.

Pedagang Mengalami Luka tetapi Tetap Memilih Berjualan

Rusdi mengungkapkan gerobaknya mengalami kerusakan pada roda, kaca, dan sebagian dagangannya berserakan.

Ia juga mengaku mengalami luka pada bagian kaki akibat pecahan kaca.

“Ini yang rusak cuma kaca sama roda, masih bisa dibenerin. Iya ramai (dipukuli) pakai tangan kosong dan ramai,” ujar Rusdi.

“Yang makan di saya waktu itu lagi kosong, lagi enggak ada orang. Kalau saya ini cuma kena pecahan beling aja di kaki,” tambahnya.

Meski mengalami kerugian, ia memastikan kondisinya masih memungkinkan untuk kembali berjualan.

Sikap tersebut menunjukkan keinginannya untuk tetap melanjutkan usaha meski baru mengalami musibah.

Satu Orang Tewas, Polisi Amankan Tiga Terduga Pelaku

Meski tempat usahanya mengalami kerusakan, Rusdi memilih menerima kejadian tersebut dengan lapang dada.

Baca Juga: Bus Militer vs Bus Sipil di Suriah Berujung Tragedi, 35 Orang Meninggal Dunia, Ini Kronologi dan Fakta Terbarunya

“Yaudah gimana lagi, udah Suratan Ilahi. Masih bisa dagang, ini kerusakannya enggak parah-parah banget, cuma roda doang,” tukasnya.

Sementara itu, bentrokan tersebut mengakibatkan seorang pemuda berinisial K (23) meninggal dunia.

Pihak kepolisian telah mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

Selain itu, sebanyak 15 orang lainnya masih menjalani pemeriksaan intensif.

Proses penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap secara lengkap kronologi dan pihak yang bertanggung jawab.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X