Pernyataan tersebut kemudian memicu kritik dari berbagai pihak karena dinilai tidak mencerminkan komunikasi yang profesional.
Video insiden itu pun ramai beredar dan menjadi perbincangan publik di media sosial.
Organisasi Wartawan Kecam Pernyataan Hotman Paris
Ucapan Hotman Paris mendapat respons keras dari sejumlah organisasi wartawan, seperti PWI, Ikatan Wartawan Hukum (Iwakum), Forum Pemred, hingga Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI).
Ketua Umum IJTI, Herik Kurniawan, menegaskan bahwa pertanyaan kritis merupakan bagian dari tugas jurnalistik untuk menghadirkan pemberitaan yang berimbang.
Menurutnya, kritik dari jurnalis bukan dimaksudkan untuk mencari persoalan, melainkan menjalankan fungsi kontrol terhadap informasi.
"IJTI mengingatkan pentingnya sikap saling menghormati dan menjaga etika komunikasi antarprofesi," kata Herik dalam keterangannya, pada Sabtu, 18 Juli 2026.
"(Hotman) mengeluarkan pernyataan yang merendahkan profesi lain sama saja dengan mencederai nilai-nilai profesionalisme itu sendiri," tandasnya.
IJTI juga menilai insiden tersebut bertentangan dengan semangat profesionalisme serta nilai-nilai yang tercantum dalam Kode Etik Jurnalistik.***
Artikel Terkait
Penjahit di Bali Viral Usai Diduga Lontarkan Ujaran Rasis kepada Pelanggan, Simak Kronologi, Klarifikasi, dan Respons Publik
Kronologi Frank Hutapea Kritik Hotman Paris Setelah Jadi Pengacara Febrie Adriansyah, Akui Sudah Setahun Tak Berkomunikasi
Viral Muda-Mudi Nongkrong di Sisi Luar Jembatan Youtefa, Warganet Ramai Berkomentar
Kabar Pelayaran! Cek Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 38 Edisi 21 – 31 Juli 2026 Rute Kupang – Kalabahi – Lirang – Ilwaki – Kisar – Moa - Saumlaki
Simak dan Catat Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 106 Periode 20 Juli – 1 Agustus 2026 Rute Sorong – Ambon – Banda – Geser – Gorom - Tual – Amahai