Penjahit di Bali Viral Usai Diduga Lontarkan Ujaran Rasis kepada Pelanggan, Simak Kronologi, Klarifikasi, dan Respons Publik

photo author
- Senin, 20 Juli 2026 | 23:47 WIB
Penjahit di Bali Viral Usai Diduga Lontarkan Ujaran Rasis kepada Pelanggan, Simak Kronologi, Klarifikasi, dan Respons Publik (Viral dugaan rasisme dan ancaman penjahit kepada pelanggan di Bali. (Instagram/hiddenbyhilda))
Penjahit di Bali Viral Usai Diduga Lontarkan Ujaran Rasis kepada Pelanggan, Simak Kronologi, Klarifikasi, dan Respons Publik (Viral dugaan rasisme dan ancaman penjahit kepada pelanggan di Bali. (Instagram/hiddenbyhilda))

KLIK SAJA - Jagat media sosial dihebohkan oleh beredarnya video yang memperlihatkan adu argumen antara seorang penjahit dan pelanggannya di Desa Sibangkaja, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali.

Rekaman tersebut menyedot perhatian karena tidak hanya memperlihatkan cekcok, tetapi juga memuat dugaan ujaran bernuansa SARA dan ancaman.

Video itu pertama kali ramai setelah diunggah oleh akun Instagram @hiddenbyhilda, kemudian menyebar ke berbagai platform.

Perbincangan warganet pun semakin meluas hingga memicu berbagai tanggapan dari publik.

Sejumlah tokoh di Bali akhirnya ikut memberikan respons terhadap kejadian tersebut.

Kasus ini kemudian menjadi salah satu topik yang banyak diperbincangkan di media sosial.

Perselisihan Berawal dari Jahitan yang Tak Kunjung Selesai

Berdasarkan penjelasan pelanggan dalam video yang diunggah akun Instagram @hallo.denpasar, pakaian diserahkan kepada penjahit pada 30 Juni 2026.

Baca Juga: Mengenal Tradisi Pamose Asal Desa Topoyo, Atraksi Debus Khas Mamuju

Saat itu pelanggan mendapat janji bahwa hasil jahitan bisa diambil keesokan harinya, yakni 1 Juli 2026.

Meski biaya jasa telah dibayarkan, pakaian ternyata belum selesai ketika pelanggan datang sesuai jadwal.

Penjahit kemudian meminta pelanggan datang kembali pada 2 Juli 2026, tetapi hasilnya masih sama. Kesempatan berikutnya pada 3 Juli 2026 juga tidak membuahkan hasil sehingga pelanggan meminta uangnya dikembalikan.

“Masalahnya saya bayar lho. Yaudah saya tunggu 10 menit, saya tunggu baju saya. Empat hari lho,” ucap pelanggan tersebut.

Cekcok Memanas hingga Muncul Dugaan Ujaran Rasis dan Ancaman

Perselisihan yang awalnya berkaitan dengan jasa jahit kemudian berkembang menjadi pertengkaran yang lebih serius.

Dalam video tersebut, penjahit terdengar melontarkan ucapan yang diduga bernada rasis dengan membandingkan masyarakat Bali dan pendatang dari Pulau Jawa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X