BRI Peduli Gelar Pelatihan Kewirausahaan untuk 60 Purna PMI di Cirebon, Dorong Ketahanan Ekonomi Berkelanjutan

photo author
- Selasa, 30 Juni 2026 | 18:03 WIB
BRI Peduli Gelar Pelatihan Kewirausahaan untuk 60 Purna PMI di Cirebon, Dorong Ketahanan Ekonomi Berkelanjutan
BRI Peduli Gelar Pelatihan Kewirausahaan untuk 60 Purna PMI di Cirebon, Dorong Ketahanan Ekonomi Berkelanjutan

Berdasarkan data penempatan PMI per Desember 2025 dari Pusat Data dan Informasi Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Jawa Barat menjadi daerah asal PMI terbesar di Indonesia.

Provinsi tersebut menyumbang sekitar 21,93 persen dari total penempatan nasional dan terus menunjukkan tren peningkatan.

Kabupaten Cirebon sendiri masuk lima besar daerah asal PMI dengan kontribusi sekitar 4,02 persen.

Jumlah PMI asal Kabupaten Cirebon meningkat dari 767 menjadi 886 orang sepanjang 2025 atau naik 15,51 persen.

Kondisi tersebut menjadikan Kabupaten Cirebon sebagai salah satu wilayah prioritas dalam pelaksanaan program pemberdayaan purna migran.

“Ini menunjukkan bahwa Kabupaten Cirebon merupakan salah satu wilayah prioritas dalam upaya pemberdayaan purna migran yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas serta ketahanan ekonomi, mendorong tumbuh dan berkembangnya usaha-usaha produktif yang mereka kelola, serta membuka peluang penghidupan yang berkelanjutan di dalam negeri,” imbuh Dhanny.

Baca Juga: Info Jadwal dan Tarif Kapal KM Dharma Kartika 7 Rute Pontianak – Semarang PP Periode 2 – 20 Juli 2026

Peserta Mengaku Mendapat Manfaat Besar dari Program BRI Peduli

Salah satu peserta bernama Tanipa berasal dari Desa Bungko Lor, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon.

Sebelum kembali ke Indonesia, Tanipa pernah bekerja di Hong Kong, Bahrain, dan Singapura sebagai pekerja migran.

Menurutnya, pelatihan yang diberikan BRI sangat membantu dalam memahami validasi bisnis dan pengembangan usaha.

Peserta juga memperoleh materi mengenai literasi keuangan, pengelolaan keuangan usaha, serta strategi memperluas bisnis.

Pengetahuan tersebut dinilai sangat penting bagi purna PMI yang ingin membangun usaha setelah kembali ke Indonesia.

“Materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan purna PMI dalam mengembangkan usaha. Saya berharap pelatihan serupa dapat terus dilaksanakan oleh BRI agar semakin banyak purna PMI yang merasakan manfaat positif dari program tersebut,” tegas Tanipa.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X