Dadang mengatakan pihaknya membawa sejumlah dokumen dan bukti yang akan disampaikan kepada Bupati Kuningan.
"Di sini saya (catat) ada 5 orang, termasuk pejabat tinggi di Kuningan," kata Dadang dalam orasinya.
"Saya minta Pak Bupati hadir dan memanggil oknum-oknum pejabat itu di depan kita. Kalau terbukti, saya minta Pak Bupati pecat dan turunkan jabatannya," tegasnya.
Massa Khawatir Dampak Dugaan Skandal terhadap Pelayanan Publik
Dalam orasinya, Dadang menilai dugaan perilaku amoral pejabat publik dapat berdampak terhadap kepercayaan masyarakat.
Ia menyebut pejabat memiliki tanggung jawab besar karena bekerja menggunakan anggaran yang berasal dari masyarakat.
Menurutnya, persoalan moral pejabat tidak hanya menyangkut pribadi, tetapi juga dapat berpengaruh pada pelayanan publik.
"Yang namanya pejabat publik melakukan perbuatan amoral, nantinya bisa berimbas kepada masyarakat," jelasnya.
"Jangan seenaknya, mereka itu digaji dari uang rakyat dan pajak masyarakat," tegas Dadang.
Warga Minta Bupati Kuningan Turun Langsung
Saat aksi berlangsung, massa meminta Bupati Kuningan hadir menemui mereka.
Mereka ingin tuntutan terkait dugaan persoalan tersebut disampaikan secara langsung.
Massa berharap pemerintah daerah tidak mengabaikan laporan yang telah disampaikan.
Menurut peserta aksi, langkah tegas diperlukan apabila dugaan tersebut terbukti melalui proses pemeriksaan.
Artikel Terkait
Jadwal KA Sawunggalih 17-20 Juni 2026 Rute Yogyakarta - Kroya - Purwokerto - Cirebon - Jatibarang, Panduan Pulang Kampung untuk Mahasiswa
Jadwal KA Argo Lawu Periode 17 - 20 Juni 2026 Rute Cirebon - Kroya - Yogyakarta
Jadwal KA Malabar Edisi 17 - 20 Juni 2026 Rute Kiaracondong - Tasikmalaya - Banjar - Kroya - Madiun, Rekomendasi Solo Traveling Liburan Low Season
Promo Tiket Kapal PELNI Juni 2026 Diskon 30 Persen, Ini Syarat dan Cara Beli Tiket Murah Selama Libur Sekolah
Pekanbaru Rayakan HUT ke-242 dengan Bus TMP Gratis, Simak Syarat dan Ketentuan Penumpang