Bukan Trans Siberia, Ini Rute Kereta Api Terpanjang di Dunia Tahun 2026 dengan Jarak Capai 18.000 Km

photo author
- Selasa, 2 Juni 2026 | 05:19 WIB
Bukan Trans Siberia, Ini Rute Kereta Api Terpanjang di Dunia Tahun 2026 dengan Jarak Capai 18.000 Km (Ilustrasi gambar )
Bukan Trans Siberia, Ini Rute Kereta Api Terpanjang di Dunia Tahun 2026 dengan Jarak Capai 18.000 Km (Ilustrasi gambar )

Salah satu hal yang membuat rute ini menarik adalah lintasan yang melewati berbagai negara dengan karakteristik berbeda.

Penumpang dapat menyaksikan perubahan lanskap mulai dari kawasan perkotaan, pegunungan, hingga wilayah pedesaan yang luas.

Setiap negara yang dilewati menghadirkan pengalaman budaya dan suasana perjalanan yang berbeda.

Hal tersebut membuat perjalanan terasa seperti eksplorasi lintas kawasan dalam satu jalur transportasi.

Tidak sedikit pelancong yang memanfaatkan perjalanan panjang ini untuk menikmati pengalaman wisata rel.

Keunikan inilah yang membuat rute tersebut terkenal di kalangan penggemar kereta api dunia.

Baca Juga: ASDP Tegaskan Kendaraan Listrik Boleh Naik Kapal Feri, Ini Syarat Keselamatan yang Wajib Dipenuhi Pengguna EV

Perjalanan Bisa Memakan Waktu Berhari-hari

Karena jarak yang sangat panjang, perjalanan tidak dapat diselesaikan hanya dalam hitungan jam.

Penumpang biasanya membutuhkan waktu berhari-hari untuk mencapai tujuan akhir.

Dalam beberapa rute kereta jarak jauh dunia, perjalanan bahkan dapat berlangsung selama hampir satu pekan penuh.

Sebagai perbandingan, jalur Trans-Siberia di Rusia yang dikenal sebagai salah satu jalur terpanjang di dunia memiliki panjang sekitar 9.289 kilometer dengan waktu tempuh sekitar tujuh hari.

Jalur tersebut juga melintasi delapan zona waktu berbeda sepanjang perjalanan.

Jalur Kereta Panjang Menjadi Daya Tarik Wisata Dunia

Selain berfungsi sebagai transportasi, rute kereta api terpanjang juga berkembang menjadi daya tarik wisata internasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X