Krisis Energi dan Avtur Mahal Bikin Maskapai Penerbangan Terancam Pangkas Operasional Musim Dingin

photo author
- Senin, 25 Mei 2026 | 12:48 WIB
Krisis Energi dan Avtur Mahal Bikin Maskapai Penerbangan Terancam Pangkas Operasional Musim Dingin (Ilustrasi gambar )
Krisis Energi dan Avtur Mahal Bikin Maskapai Penerbangan Terancam Pangkas Operasional Musim Dingin (Ilustrasi gambar )

Ribuan Penerbangan Sudah Mulai Dipangkas

Dampak krisis bahan bakar sebenarnya mulai terlihat sejak beberapa bulan terakhir.

Laporan industri menyebut maskapai global telah memangkas sekitar 13 ribu penerbangan sepanjang Mei 2026 akibat tekanan biaya operasional.

Pengurangan kapasitas ini menyebabkan jutaan kursi penerbangan hilang dari pasar hanya dalam hitungan minggu.

Beberapa maskapai seperti Thai AirAsia bahkan memangkas hingga 30 persen kapasitas penerbangannya dan menghentikan sementara sejumlah rute internasional.

Rute dengan permintaan rendah menjadi yang paling rentan terkena pemangkasan.

Situasi ini juga berpotensi membuat harga tiket pesawat semakin mahal dalam beberapa bulan ke depan.

Baca Juga: Info Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 109 Edisi 25  - 31 Mei 2026 Rute Tahuna – Kawaluso – Matutuang – Kawio – Marore – Bitung

Penumpang Bisa Beralih ke Transportasi Lain

Jika harga tiket pesawat terus naik dan frekuensi penerbangan dikurangi, sebagian penumpang diperkirakan mulai mencari alternatif transportasi lain.

Di beberapa negara, kereta cepat dan transportasi darat mulai mendapat perhatian lebih karena dianggap lebih stabil secara harga.

Di Indonesia sendiri, layanan seperti Whoosh mulai mencatat lonjakan penumpang selama musim liburan panjang 2026.

Kondisi tersebut menunjukkan masyarakat mulai mempertimbangkan moda transportasi alternatif selain pesawat untuk perjalanan tertentu.

Jika tekanan industri penerbangan terus berlangsung, pola perjalanan masyarakat global bisa ikut berubah dalam beberapa tahun mendatang.

Industri penerbangan kini menghadapi tantangan besar untuk menjaga keseimbangan antara biaya operasional dan daya beli penumpang.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X