Apakah Indonesia Bisa Punya Rudal Balistik Jarak Jauh Seperti Iran? Ini Empat Syaratnya!

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Selasa, 17 Maret 2026 | 10:10 WIB
Rudal Roket buatan Lapan (Lapan RI)
Rudal Roket buatan Lapan (Lapan RI)

Untuk negara seluas Indonesia, sistem pertahanan berbasis rudal balistik tentu memerlukan ratusan hingga ribuan unit agar efektif. Belum lagi biaya tambahan seperti: sistem peluncur, infrastruktur penyimpanan, sistem komando, mobilisasi dan pemeliharaan

Semua itu membutuhkan anggaran yang sangat besar, sementara anggaran pertahanan Indonesia masih tergolong relatif terbatas dibandingkan banyak negara lain di dunia.

Indonesia saat hanya baru bisa memiliki rudal jarak pendek dengan jangkauan ratusan kilometer, itu pun sangat terbatas dan dibeli dari luar negeri.

  1. Ketersediaan Sumber Daya Manusia

Selain biaya, tantangan besar lainnya adalah ketersediaan sumber daya manusia (SDM).

Pengembangan teknologi rudal balistik membutuhkan keahlian tinggi di berbagai bidang, seperti: rekayasa roket, aerodinamika, sistem navigasi, teknologi bahan bakar roket dan teknologi nuklir

Di Indonesia, SDM dengan keahlian di bidang tersebut masih sangat terbatas. Bahkan secara global pun, tenaga ahli di bidang-bidang strategis seperti pengayaan uranium atau teknologi roket tingkat lanjut termasuk langka.

Karena itu, jika Indonesia ingin mengembangkan kemampuan serupa, maka investasi besar dalam pendidikan, riset, dan pengembangan SDM menjadi syarat mutlak.

Baca Juga: Mengenal Kekuatan Rudal Balistik Iran yang Menakutkan: Kekuatan Utama Hadapi Hegemoni AS - Israel

Memiliki rudal balistik memang dapat meningkatkan daya tangkal suatu negara. Namun bagi Indonesia, keputusan untuk mengembangkan sistem persenjataan ini tidaklah sederhana.

Faktor geopolitik yang relatif stabil, pengawasan internasional yang ketat, biaya pengembangan yang sangat besar, serta keterbatasan sumber daya manusia menjadi beberapa pertimbangan utama.

Untuk saat ini, penguatan pertahanan udara, maritim, dan teknologi pertahanan domestik mungkin menjadi langkah yang lebih realistis dalam menjaga kedaulatan dan keamanan Indonesia.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X