Program Perumahan Rakyat yang Diklaim Bisa Tekan TBC dan Stunting, Kok Bisa? Simak Penjelasannya!

photo author
- Selasa, 17 Maret 2026 | 07:15 WIB
Program Perumahan Rakyat yang Diklaim Bisa Tekan TBC dan Stunting, Kok Bisa? Simak Penjelasannya! (Dok.istimewa)
Program Perumahan Rakyat yang Diklaim Bisa Tekan TBC dan Stunting, Kok Bisa? Simak Penjelasannya! (Dok.istimewa)

KLIK SAJA - Program pembangunan perumahan rakyat terus didorong pemerintah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo menyebut percepatan pembangunan hunian dalam program 3 juta rumah tidak hanya berkaitan dengan penyediaan tempat tinggal, tetapi juga berdampak pada kesehatan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan dalam acara pencanangan pembangunan hunian untuk mendukung program 3 juta rumah yang digelar di Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin (16/3/2026).

Program 3 Juta Rumah Dorong Hunian Sehat

Hashim menegaskan bahwa pembangunan perumahan rakyat bertujuan menciptakan hunian yang sehat dan layak bagi masyarakat.

Baca Juga: Tanah BUMN Tak Boleh Dijual, Ini Pesan Penting Prabowo untuk Program Perumahan

Program tersebut diharapkan dapat membantu keluarga yang selama ini belum memiliki tempat tinggal dengan kondisi lingkungan yang baik.

Dengan hunian yang lebih sehat, kualitas hidup masyarakat juga diharapkan ikut meningkat.

Isu Kesehatan Kerap Dibahas dengan Presiden

Menurut Hashim, persoalan kesehatan masyarakat kerap menjadi pembahasan dalam berbagai pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto.

Ia menyebut salah satu tujuan besar dari program pembangunan perumahan adalah menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.

Baca Juga: Sering Dianggap Sepele! 7 Modus Penipuan File .APK yang Diingatkan BRI Jelang Libur Lebaran

Konsep tersebut disebut sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang lebih bahagia.

Lingkungan Tempat Tinggal Pengaruhi Tumbuh Kembang Anak

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X