Jika file tersebut diunduh dan dipasang di perangkat, aplikasi tersebut bisa menjadi pintu masuk program berbahaya atau malware.
Malware ini dapat mencuri data pribadi pengguna, merusak sistem perangkat, bahkan mengambil alih kontrol ponsel tanpa diketahui pemiliknya.
4. Aplikasi Palsu Bisa Meminta Akses Perangkat
Aplikasi .APK dari sumber tidak tepercaya sering meminta berbagai izin akses pada perangkat.
Baca Juga: Info Pendaftaran Tamtama Brimob dan Polair Tahun Anggaran 2026, Lengkap Syarat, Panduan dan Link
Akses tersebut dapat dimanfaatkan pelaku untuk memantau aktivitas pengguna, termasuk informasi yang berkaitan dengan layanan keuangan.
Karena itu, pengguna perlu lebih berhati-hati sebelum menginstal aplikasi apa pun.
5. BRI Terus Memperkuat Keamanan Layanan Digital
Direktur Information Technology BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi, menjelaskan bahwa pola kejahatan digital terus berkembang sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan.
Menurutnya, BRI terus memperkuat sistem keamanan layanan digital agar tetap adaptif terhadap berbagai ancaman siber yang muncul.
Langkah tersebut dilakukan untuk melindungi data serta akses transaksi nasabah.
6. Nasabah Diminta Tidak Mengunduh File Mencurigakan
BRI mengimbau nasabah untuk tidak mengklik, mengunduh, atau menginstal aplikasi dari sumber yang tidak tepercaya.
Nasabah juga diminta tidak meneruskan pesan, file, maupun tautan yang mencurigakan kepada orang lain.
Artikel Terkait
Dugaan Suap Proyek Pemda Rejang Lebong: Bupati Fikri Diduga Terima Fee Rp1,75 Miliar dari Rekanan
Info Mudik! Jadwal Kapal Pelni KM Kelimutu Periode 14 – 19 Maret 2026 Rute Kumai – Semarang – Sampit
Info Update! Jadwal Kapal Pelni KM Leuser Periode 15 Maret – 1 April 2026 Rute Sampit – Semarang – Kumai
Jangan Sampai Ketinggalan! Ini 7 Fakta Menarik di myBCA International Java Jazz Festival 2026 dari Lineup Artis Hingga Lokasi Baru
Informasi Jadwal Kapal Rute Banjarmasin ke Surabaya Periode 13 Maret – 1 April 2026