Prabowo Bangga Kinerja Danantara: Return on Asset Naik 300 Persen, Konsolidasi BUMN Dinilai Mulai Efektif Kelola Aset Negara

photo author
- Kamis, 12 Maret 2026 | 05:59 WIB
Prabowo Bangga Kinerja Danantara: Return on Asset Naik 300 Persen, Konsolidasi BUMN Dinilai Mulai Efektif Kelola Aset Negara (Dok.istimewa)
Prabowo Bangga Kinerja Danantara: Return on Asset Naik 300 Persen, Konsolidasi BUMN Dinilai Mulai Efektif Kelola Aset Negara (Dok.istimewa)

Menurut Prabowo, lonjakan kinerja Danantara membuktikan bahwa kebijakan pemerintah untuk mengonsolidasikan perusahaan negara berada di jalur yang tepat.

Selama ini, BUMN tersebar dalam banyak entitas dengan sistem manajemen yang berbeda-beda.

Dengan adanya Danantara, pengelolaan aset kini berada dalam satu kendali manajemen yang lebih terpusat.

Model pengelolaan ini diharapkan dapat mempercepat pengambilan keputusan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional perusahaan milik negara.

Baca Juga: Cek Disini! Informasi Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling Wonogiri Bulan Maret 2026

Jumlah Perusahaan Negara Ternyata Lebih dari Seribu

Prabowo mengaku semula mengira jumlah perusahaan negara yang harus dikelola hanya sekitar 250 entitas.

Namun setelah ditelusuri lebih dalam, jumlah tersebut ternyata jauh lebih besar.

Jika menghitung anak, cucu, hingga cicit perusahaan, totalnya bisa mencapai lebih dari seribu entitas.

Kondisi ini membuat pengelolaan BUMN menjadi sangat kompleks.

Karena itu, pembentukan Danantara dianggap sebagai solusi untuk menyederhanakan struktur pengelolaan aset negara yang sangat besar.

Banyak Anak Perusahaan BUMN Membuat Manajemen Kompleks

Baca Juga: Info Warga Tanah Laut! Catat Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling Pelaihari Bulan Maret 2026

Perkembangan BUMN dari masa ke masa membuat banyak perusahaan negara membentuk anak usaha baru.

Hal ini menyebabkan struktur organisasi menjadi semakin besar dan sulit dikendalikan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X