Titik ini menjadi salah satu yang paling strategis di Jawa Tengah.
2. Pasujudan Sunan Bonang - Lasem, Rembang
Titik rukyat di kawasan pesisir Lasem ini dipilih karena ufuk baratnya terbuka.
Pemantauan hilal dilakukan serentak pada sore hari sekitar pukul 17.00–18.15 WIB.
Lokasi dekat laut memberi peluang visibilitas hilal lebih baik jika cuaca cerah.
Tim pengamat mencatat kondisi hilal sekaligus faktor cuaca yang memengaruhi pengamatan.
Warga sekitar juga antusias mengikuti rukyat. Data akan dikirim ke pusat Kemenag sebagai bagian laporan nasional.
3. Assalaam Observatory PPMI Assalaam - Kartasura, Sukoharjo
Observatorium ini mewakili wilayah eks-Karesidenan Surakarta dalam pemantauan hilal.
Kegiatan rukyat dilakukan menjelang matahari terbenam, sekitar pukul 17.00 WIB.
Peralatan teleskop digunakan untuk memastikan posisi bulan sabit terlihat atau tidak.
Baca Juga: Informasi Pendaftaran Mudik Gratis 2026 Bersama Pemkab Karanganyar, Keberangkatan dari Jakarta
Petugas Kemenag bersama ormas Islam ikut mendampingi jalannya pemantauan.
Lokasi ini juga sering menjadi pusat edukasi astronomi Islam bagi masyarakat. Hasil pengamatan masuk laporan sidang isbat.
Artikel Terkait
Dugaan Pelanggaran Abdullah Azwar Anas: Peralihan IUP Tambang Emas Tumpang Pitu Bertentangan UU Mineral dan Batubara
Peringati Hari Pers Nasional 2026, IFG Pamerkan 450 Foto Jurnalistik Inspiratif dalam Ajang #MelayaniSepenuhHati
Pemulihan SD dan TK oleh TNI AD Tapanuli Selatan: Siswa Bisa Belajar Kembali setelah Banjir dan Longsor
Info Update! Jadwal Kapal Pelni KM Wilis Periode 11 Februari – 4 Maret 2026 Rute Batulicin – Makassar – Waingapu – Kupang – Kalabahi
Regulasi Baru 2026 Jadi Beban BUJK Lokal? Konversi SBU, KBLI OSS, dan Risiko Dominasi Penyedia Luar Daerah dalam APBD